Ulfa : Kamis, 09 April 2020 17:26
Ilustrasi.

BUKAMATA - Nilai tukar rupiah menguat tajam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (9/4/2020).

Tidak hanya itu, rupiah juga "berlari" sendirian dibandingkan mata uang utama Asia lainnya.

Rupiah membuka perdagangan dengan melemah tipis 0,03% di Rp 16.155/US$. Mata Uang Garuda terlihat akan kembali K.O. pada hari ini setelah depresiasi bertambah besar hingga 0,31% di Rp 16.200/US$.

Namun, setelah mencapai level tersebut, rupiah justru berbalik menguat. Apresiasi bahkan semakin tajam setelah Rupiah melewati Rp 16.000/US$.

Di akhir perdagangan, rupiah berada di level Rp 15.800/US$, menguat 2,17% di pasar spot, melansir data Refinitiv.

Mata uang utama Asia bergerak bervariasi pada hari ini, beberapa yang menguat masih di bawah 0,3%, sementara rupiah berlari kencang lebih dari 2%.

Dilansir CNBCIndonesia, tanda-tanda rupiah akan menguat sebenarnya sudah terlihat sejak pagi tadi, di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF).

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Pasar NDF tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.