Ulfa : Selasa, 07 April 2020 20:44
Andi Darussalam Tabusalla. IST

MAKASSAR - Tokoh sepak bola nasional asal Sulawesi Selatan, Andi Darussalam Tabusalla (ADS) dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Ia dinyatakan terpapar virus mematikan itu meski tanpa gejala alias Orang Tanpa Gejala (OTG).

Informasi tersebut pertama kali beredar lewat pesan di berbagai grup WhatsApp pada Selasa (7/4/2020) malam.

"Mohon doa untuk orang tua kami, Andi Darussalam Tabusalla yang telah dinyatakan positif Covid-19 dengan kategori OTG (orang tanpa gejala) dan telah di rawat di ruang isolasi RS UH malam ini. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesembuhan segera untuk beliau agar bisa berkumpul kembali bersama keluarga. Amin Yaa Rabb," demikian bunyi pesan tersebut.

Kerabat dekat Andi Darussalam Tabusalla, Devo Khaddafi membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, kepastian ADS terjangkit Covid-19 setelah hasil tes swab yang dilakukannya dua hari yang lalu sudah keluar.

"Iya, betul. Diperiksa dua hari yang lalu. Hasil tes swabnya keluar tadi siang," ungkap Devo, saat dikonfirmasi Bukamatanews.id, Selasa (7/4/2020) malam.

Setelah dinyatakan positif, kata Devo, ADS memutuskan untuk diisolasi di Rumah Sakit Unhas, Makassar.

"Tadi, setelah magrib (ADS masuk rumah sakit untuk isolasi). Alhamdulilah beliau positif tapi sehat dan tanpa gejala sedikitpun. Terima kasih atas doanya semua," demikian Devo.

ADS sendiri dikenal sebagai tokoh sepak bola nasional. Ia sempat berkecimpung di sepak bola Indonesia kurang lebih selama 37 tahun sejak 1982 hingga medio 2000-an.

Kariernya dimulai dari membantu Makassar Utama di era Liga Galatama, memanajeri timnas senior saat berlaga di Piala Kemerdekaan 1988, hingga ditunjuk menjadi Ketua Badan Liga Indonesia pada 2008 silam.

Sosok ADS juga tak lepas dari berbagai kontroversi yang mewarnai sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu godfather sepak bola nasional.

Namun sejak memasuki usianya yang ke-70 tahun, ADS mulai diterpa beberapa penyakit. Ia sempat melakukan transplantasi ginjal dan sempat dirawat karena infeksi pencernaan dan penyakit diabetes.