Ulfa : Sabtu, 04 April 2020 18:19

BUKAMATA - Perasaan Agus Widodo (46) begitu sakit saat mendengar sang istri mengatai ibunya seorang pelaku.

Saking sakitnya, Agus langsung membunuh istrinya sendiri, Suliani (40) di sebuah ladang pohon sengon, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Kamis (2/4/2020).

Sebelum membunuh istrinya, Agus mengajak korban mendatangi orang pintar (dukun) untuk meminta bantuan penjualan tanah mereka. Hal itu dilakuakn agar istrinya tidak curiga.

Dengan mengendarai motor, pelaku mengajak korban menuju lokasi kejadian. Mereka berangkat dari tempat tinggalnya di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, pada malam sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

"Ketika sampai di TKP, pelaku berpura-pura buang air kecil. Kemudian menemukan sepotong kayu sengon dan langsung memukulkan ke arah kepala korban sebanyak dua kali. Saat korban roboh, pelaku mencekik leher korban hingga meninggal," kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.

Tidak ingin perbuatannya terbongkar, pelaku menyeret tubuh korban menjauhi jalan setapak hingga sejauh kurang lebih 30 meter.

"Jasad korban kemudian diletakkan di bawah tanaman tebu dan ditutup dengan jaket dan kemudian ditinggalkan oleh pelaku," beber Hendri dilansir Detikcom, Sabtu (4/4/2020).

Sementara itu, menurut Agus, dia sakit hati dengan istrinya. "Saya kesal, setelah istri saya (korban) mengatakan ibu saya pelacur. Kemudian saya punya niat untuk membunuhnya," ucap Agus.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun penjara.