TANGERANG, BUKAMATA - WD, seorang jurnalis otomotif. Dia berpulang Sabtu, 28 Maret 2020. Statusnya Pasien Dalam Pemantauan (PDP) untuk virus corona (Covid-19).
Sebelum meninggal, dia sempat menulis cuitan di akun Twitter pribadinya. Cuitan tersebut ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan.
“Pak Jokowi dan Dr Terawan, semoga bapak-bapak sehat. Mohon bantuan RS rujukan. Semalam saya di RSUD Kabupaten Tangerang, 5 jam tanpa tindakan. Saya tidak kuat. Sekarang saya di Eka Jaya Hospital, BSD. Harus balik lagi ke RSUD. Maaf merepotkan, terima kasih. Wassalamu’alaikum,” tulis WD pada Jumat (20/3/2020) lalu.
Kahumas RSUD Kabupaten Tangerang Muhammad Rifki, seperti dikutip dari Wartanusa, memberikan penjelasan.
“RSUD Kabupaten Tangerang ini memang RS rujukan Covid-19. Dia datang untuk berobat ke sini. Yang bersangkutan memang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Sayangnya, dia datang tidak membawa surat rujukan,” ungkap Rifki.
Presdir PT Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh, mengungkapkan kesedihannya melalui akun Facebook.
“Dan tadi subuh, ketika berita duka itu terbaca di-WA, dan saya sampaikan ke istri, hati kami laksana teriris silet. Air mata pun tak bisa dibendung. Kesedihan bukan semata lantaran kami sulit datang memberi penghormatan terakhir ke rumah duka. Tapi, karena begitu banyak memori ketulusan dan keagungan persahabatan kami,” tulis Ko Hen.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Temuan Peneliti Prancis, Nikotin Bisa Tangkal Corona
-
Gubernur Sulsel Perpanjang Darurat Corona hingga 29 Mei, Biaya Ditanggung APBD dan APBN
-
Mengharukan, Warga Mamuju Semangati Penderita Covid-19 Saat Dievakuasi ke RS Sulbar
-
Dosen UIN Berstatus PDP yang Meninggal Ternyata Negatif Corona
-
Sederet Artis Tanah Air Galang Dana Covid-19 untuk Sulsel, Prof Idrus dan Dokter Fadli Juga Ikut