Redaksi
Redaksi

Rabu, 25 Maret 2020 07:58

ilustrasi tikus
ilustrasi tikus

Belum Usai Corona Muncul Virus Hanta, Begini Cara Menangkalnya

Belum selesai virus corona, muncul virus hanta. Tapi tenang, ini tak seseram corona.

BUKAMATA – Dunia saat ini, masih bergulat bagaimana cara menaklukkan virus corona yang sudah memakan banyak korban jiwa. Belum selesai itu, muncul virus baru. Namanya virua Hanta atau Hantavirus pulmonary syndrome (HPS).

Dilansir dari Global Times, Selasa, 24 Maret 2020 kemarin, seorang pria asal provinsi Yunnan meninggal dunia setelah didiagnosis positif hantavirus. Ada 32 orang yang satu bus dengan korban dicek kesehatannya.

Virus ini pernah mewabah pada 1993 di Amerika Serikat. Juga pernah di Indonesia pada tahun 2002. Ada 11 kasus. Awalnya disangka Demam Berdarah Dengue (DBD).

Virus ini biasanya menginfeksi tikus, tetapi tidak menyebabkan penyakit di dalamnya. Manusia dapat terinfeksi virus Hanta melalui kontak dengan urine tikus, air liur, atau kotoran.

Bila sudah menjangkiti manusia, maka dapat menyebabkan infeksi paru-paru dan penyakit ginjal yang berat.

Dikutip dari jurnal Iowa State University, virua hanta memiliki gejala, dimulai dua sampai empat minggu setelah pasien terinfeksi. Gejalanya mirip flu. Saat pertamakali terpapar virus ini, pasien akan mengalami demam hingga 38 derajat celsius, lalu menggigil, sakit kepala, batuk dan nyeri sendi. Sebagian mengalami mual, muntah, dan diare. Parahnya karena virus ini juga menyerang ginjal.

Kabar baiknya, virus ini tidak akan menyebar dari manusia ke manusia. Namun, bukan berarti virus ini sepele. Tetap hati-hati dan menjaga kebersihan adalah langkah pencegahan dari virus ini.

Rajin bersihkan rumah, terutama bagi rumah yang jarang dihuni atau membersihkan bagian langit-langit rumah. Buka semua pintu dan jendela setidaknya 30 menit sebelum bersih-bersih dimulai. Bersihkan daerah kotor dengan lap basah yang telah direndam dengan disinfektan. Hindari metode dry cleaning seperti menyapu atau menyedot debu ketika membersihkan.

Biasakan juga untuk menutup makanan dengan tudung saji, serta membuang sampah dalam wadah tertutup. Cuci piring dan gelas langsung setelah digunakan. Biasakan tidak meninggalkan cucian piring hingga larut malam lalu mencuci keesokan harinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Virus Corona #Cegah Corona

Berita Populer