Redaksi
Redaksi

Sabtu, 21 Maret 2020 08:13

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra

Yusril Soal Covid-19: Utamakan Nyawa Rakyat, Nomor Duakan Ekonomi

Yusril Ihza Mahendra, meminta pemerintah Indonesia mengutamakan nyawa rakyat ketimbang ekonomi, dalam mengambil keputusan terkait penanganan virus corona.

JAKARTA, BUKAMATA - Menghadapi serangan virus Corona atau Covid-19, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta pemerintah mengutamakan nyawa masyarakat dan mengenyampingkan ekonomi.

"Pemerintah tidak punya pilihan lain kecuali menyelamatkan nyawa rakyat. Apapun pilihan yang dilakukan pemerintah, apakah melakukan pembatasan keramaian umum bahkan melakukan lockdown, tujuan utamanya harus satu, menyelamatkan nyawa rakyat," kata Yusril, Jumat (21/3/2020) malam.

Yusril bilang, nyawa rakyat nomor satu, persoalan ekonomi nomor dua. Pakar hukum tata negara itu juga menegaskan, terpuruknya ekonomi dapat dibangun kembali.

"Pertimbangan ekonomi harusnya menjadi nomor dua. Ekonomi memang hancur. Tetapi itu bukan hanya terjadi pada kita. Semua negara mengalami hal yang sama. Ekonomi bisa kita bangun kembali. Tetapi nyawa rakyat yang melayang takkan bisa dihidupkan lagi," ujarnya.

Yusril meminta pemerintah tak ragu dalam memilih kebijakan dalam memerangi Corona. Dia juga meminta pemerintah tak menutup-nutupi informasi apa yang terjadi di Indonesia terkait Corona.

"Pemerintah jangan ragu-ragu memilih apa yang terbaik untuk dilakukan. Jika telah diputuskan suatu langkah, laksanakan dengan konsisten. Jangan menutup-nutupi sesuatu," ucap Yusril sebagaimana dilansir dari detik.

Dengan keterbukaan kata Yusril, negara memanggil semua orang, terutama orang-orang kaya dan mampu untuk berbuat membantu sesama.

Data terbaru yang diungkap juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, total kasus corona hingga Jumat kemarin mencapai 369 orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Cegah Corona

Berita Populer