BONE, BUKAMATA - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSID) Tenriawaru Watampone, akhirnya diizinkan pulang oleh tim dokter. Itu setelah menunjukkan gejala membaik.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, drg Yusuf MKes bilang, pihaknya telah mengambil spesimen swab PDP tersebut..
Spesimen tersebut selanjutnya dikirim ke Dinas Kesehatan provinsi. Pasien sendiri diminta mengisolasi diri di rumah di bawah pengawasan dari Puskesmas Kading. Terhitung selama 14 hari ke depan sejak masuk rumah sakit.
Pihak ebelumnyas juga telah memberitahukan keluarga PDP tersebut, agar mengurangi kontak dengan yang bersangkutan, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covod-19.
Selain PDP tersebut, ada juga satu orang dengan gejala mirip corona, dirawat di RS Hapsah. Namun pasien tersebut sudah dirujuk ke rumah sakit Sinjai.
Ada lagi satu orang dalam pemantauan (ODP) yang sementara dirawat di Rumah Sakit M.Yasin. Kondisinya stabil dan menunggu hasil pemeriksaan radiologi.
Menurut drg Yusuf, dari penelusuran, tak ada riwayat mereka melakukan kontak dengan orang terjangkit corona. Namun demi berjaga-jaga pasien tersebut tetap dirawat dan dirujuk ke RS Sinjai.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Temuan Peneliti Prancis, Nikotin Bisa Tangkal Corona
-
Gubernur Sulsel Perpanjang Darurat Corona hingga 29 Mei, Biaya Ditanggung APBD dan APBN
-
Mengharukan, Warga Mamuju Semangati Penderita Covid-19 Saat Dievakuasi ke RS Sulbar
-
Dosen UIN Berstatus PDP yang Meninggal Ternyata Negatif Corona
-
Sederet Artis Tanah Air Galang Dana Covid-19 untuk Sulsel, Prof Idrus dan Dokter Fadli Juga Ikut