Ulfa
Ulfa

Kamis, 19 Maret 2020 10:34

FOTO/VIVA.
FOTO/VIVA.

Dihadiri Ribuan Orang, Misa Uskup di NTT Tetap Digelar di Tengah Pandemi Corona

Meski diminta untuk ditunda karena virus corona, acara Misa Uskup Ruteng yang dihadiri ribua orang tetap berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) .

BUKAMATA - Acara Misa pentahbisan Uskup Ruteng, Mgr.Siprianus Hormat yang dihadiri ribua orang tetap dilangsungkan pagi ini.

Misa pentahbisan Uskup Ruteng yang digelar di Gereja Katedral Ruteng, Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, dimulai pukul 08.30 WITA dengan perarakan dari Gereja Katedral lama menuju Gereja Katedral baru.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona, petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai sudah berdiri di pintu-pintu masuk Gereja Katedral Ruteng.

Para petugas ini memberikan antiseptik kepada semua peserta yang masuk dan melakukan tes suhu tubuh sebagai syarat mengikuti misa.

Hadir dalam misa pentahbisan, 37 uskup dari seluruh Indonesia, pejabat Kongres Wali Gereja Indonesia (KWI) dan pejabat. Total ada sekitar 7.000 orang yang hadir dalam kegiatan itu.

Padahal diketahui, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo telah berkirim surat ke pihak kardinal.

Doni meminta agar acara penahbisan Uskup Baru Ruteng, Mgr Siprianus Hormat itu dibatalkan demi alasan kemanusiaan.

Pasalnya, pertemuan orang dalam jumlah banyak tersebut dapat berpotensi jadi tempat menyebarkan virus corona.

"Korban akibat COVID-19 terus berjatuhan. Penyebabnya bukan dari orang yang sedang dirawat di rumah sakit, tetapi oleh orang yang sehat namun dia sudah sebagai carrier, sebagai pembawa COVID-19. Yang bersangkutan berpotensi sebagai penular kepada siapa saja yang berada di sekitarnya," tulis Doni dalam suratnya seperti dilansir Kumparan, Kamis (19/3/2020).

Berikut isi surat yang dikirimkan Doni ke Uskup:
 
Selamat malam yg mulia Kardinal.
 
Sy Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, Ka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, bermohon kpd Kardinal ; Sudilah menunda acara pelantikan Uskup Ruteng, demi alasan kemanusian.
 
@Korban akibat Covid 19 terus berjatuhan. Penyebabnya bukan dr org yg sedang dirawat di rumah sakit , tetapi oleh org yg sehat namun dia sdh sebagai Carrier, sbg pembawa Covid 19. Ybs berpotensi sebagai penular kpd siapa saja yg berada di sekitarnya. Sangat berbahaya bila menular kpd org lanjut usia atau memiliki penyakit bawaan. carrier tsb bisa berpotensi menjadi pembunuh potensial krn bisa menyebabkan kematian.
 
 
Temb ;
 
Yth Uskup dn Bupati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Misa Uskup Ruteng #Virus Corona

Berita Populer