Ulfa
Ulfa

Rabu, 18 Maret 2020 16:17

Derry Sulaiman. IST
Derry Sulaiman. IST

Soal Imbauan Salat di Rumah, Derry Sulaiman: Mal Nggak Ditutup, Kenapa Harus Masjid?

Derry Sulaiman berkomentar terkait fatwa MUI mengenai anjuran salat di rumah masing-masing.

BUKAMATA - Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait salat di rumah saat pandemi virus Corona menuai pro kontrak.

Salah satunya datang dari Derry Sulaiman. Awalnya dia berbicara bagaimana Mekah untuk sementara melarang umroh.

"Allah mau bersihkan dulu rumahnya di Mekah. Ini kan ujian dari Allah, siapa yang sukses dia yang dekat sama Allah. Kalau kita semakin jauh dari Allah gagallah kita," kata Derry Sulaiman.

"Kita tinggalkan masjid, masjid nggak salah apa-apa. Kenapa mal-mal nggak ditutup? Kenapa harus masjid?," sambungnya dilansir detikcom, Rabu (18/3/2020).

Di Mekah pun azan dimodifikasi karena virus Corona. Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara ibadah salat berjamaah dengan menutup seluruh masjid kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

"Kita ada iman, mari kita redam ketakutan ini dengan saling berdoa. Kalau Allah katakan tak tenang, maka tak tenang. Social distancing, jaga jarak satu sama lain saya setuju. Kalau meniadakan salat jumat saya tidak setuju," tutup Derry Sulaiman.

Sebelumnya diberitakan, MUI telah mengeluarkan fatwa nomor 14 tahun 2020 tentang 'Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19'.

Salah satu isinya adalah orang yang sudah terpapar virus Corona serta yang berada di kawasan dengan penularan tinggi boleh salat di rumah masing-masing.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Virus Corona #Salat Berjamaah #MUI