MAKASSAR - Malam itu, Syair Dani, Ketua RW Kompleks CV Dewi Makassar sedang duduk santai di depan rumahnya.
Tiba-tiba, datang pria bertato burung elang di dadanya. Dia adalah Pola Daeng Nangka.
Dia menghampiri Syair dengan wajah geram. Kalung warna emas di lehernya, membuat wajahnya semakin seram layaknya seorang preman.
Seketika, baju Syair ditarik Daeng Nangka. Diikuti pukulan ke wajah Syair berkali-kali. Akibatnya, wajah korban luka.
Mengetahui insiden itu, Anggota Resmob Panakkukang langsung mendatangi lokasi. Setibanya di sana, Daeng Nangka Kaget. Pria 43 tahun itupun lari. Namun dia berhasil diamankan.
“Anggota berhasil mengamankan pelaku, beserta barang bukti berupa pisau yang disimpan di samping pinggang kiri pelaku,” kata Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim.
Setelah interogasi, rupanya Daeng Nangka dendam dengan Syair Dani. Dia tak terima, dipecat sebagai satpam di kompleks perumahan tersebut.
“Pelaku kesal terhadap korban karena pelaku telah dipecat, oleh korban sebagai satpam di kompleks sehingga pelaku kesal,” tutupnya.
Kini pelaku sudah diamankan di Polsek Panakkukang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Rusak Pabrik Penggilingan Padi, Seorang Pria di Bone Disekap dan Dianiaya Sejumlah Warga
-
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Security Kampus di Bone
-
Aksi Brutal Sekelompok Remaja Serang Percetakan di Bone Terekam CCTV
-
Terdesak Karena Dikeroyok, Guru Pesantren di Bone Tikam Seorang Pemuda
-
Dianiaya Kekasih, Perempuan di Bone Alami Luka Lebam di Sekujur Tubuh