Aswad Syam
Aswad Syam

Senin, 16 Maret 2020 14:46

Ilustrasi
Ilustrasi

Ayahnya Ditempeleng, Ludfi Tancapkan Pisau Dapur ke Dada Faisal

Hati Ludfi panas melihat ayahnya ditempeleng. Dia lalu menikam pelaku dengan pisau dapur.

BANJARMASIN, BUKAMATA – Minggu, 15 Maret 2020. Sore itu, jarum jam menunjukkan pukul 17.00 Wita. Faisal Akbar (41), mendatangi rumah M Ardi di Jl Kampung Melayu Laut, Kelurahan Melayu, Banjarmasin Tengah. Itu tak lepas dari pengawasan Ludfi Rahman (27).

Ludfi tak mencermati percakapan Faisal dengan ayahnya. Tiba-tiba, "plakk!!!". Ludfi melihat telapak tangan Faisal terayun ke pelipis ayahnya.

Melihat ayahnya ditempeleng, Ludfi pun kemudian mendatangi Faisal dan menanyakan kenapa dia menempeleng ayahnya.

Sempat terjadi adu mulut antara tersangka dengan korban Faisal. Setelah itu, warga Jl Belitung Darat, Gang Keluarga, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat itu pun pergi dengan mengendarai sepeda motor.

Sekitar 5 menit kemudian, Faisal kembali datang. Melihat Faisal kembali ke rumahnya, Ludfi lari ke dalam rumah. Dia mencomot pisau dapur. Saat itu, ayahnya berdiri di depan rumah, sementara Faisal duduk di atas sepeda motor.

Saat itu, Ludfi melihat Faisal hendak mencabut senjata tajam dari pinggang sebelah kirinya. Tak ingin keduluan, Ludfi langsung meloncat dan menancapkan pisau dapur itu ke dada Faisal.

Faisal sempat pergi dengan berjalan kaki meninggalkan lokasi kejadian. Sebelum warga kemudian menolongnya dan membawa ke RSUD Ulin Banjarmasin, tapi sayang nyawanya tak tertolong.

Pasca kejadian, Ludfi ditangkap sekitar satu jam kemudian di rumahnya. 

Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurnadi, Senin (16/3/2020) mengatakan, tersangka dijerat sebagaimana Pasal 338 dan atau Pasal 351 Ayat (3) KUH Pidana.

#Pembunuhan #Penikaman