PINRANG, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Pinrang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan barista yang diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang, Sri Widiyati A. Irwan, secara resmi membuka Pelatihan Barista dalam rangka peningkatan kualitas UMKM di Hotel MS, Senin (2/11/2026).
Dalam sambutannya, Sudirman mengungkapkan bahwa Kabupaten Pinrang memiliki potensi besar di sektor komoditas kopi, khususnya kopi robusta yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.
Menurutnya, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan keterampilan masyarakat agar tidak hanya berperan sebagai penghasil bahan baku, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.
Ia menilai, keterampilan meracik kopi atau menjadi barista memiliki prospek usaha yang menjanjikan. Pasalnya, peluang bisnis kopi tidak hanya terbuka di pasar lokal, tetapi juga berpotensi menembus pasar internasional.
"Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha mandiri maupun memasuki dunia kerja," ungkapnya.
Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan merupakan modal utama dalam membangun usaha. Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan lima hari pelatihan dengan sebaik-baiknya.
Materi pelatihan mencakup pengenalan karakteristik biji kopi, pemahaman berbagai jenis kopi seperti robusta, arabika, dan liberika, pengoperasian mesin espresso, hingga teknik penyeduhan dan peracikan kopi.
"Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar, tetapi juga mampu menghasilkan racikan kopi berkualitas dengan cita rasa serta standar penyajian yang baik," harapnya.
Dengan bekal keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha kuliner berbasis kopi yang memiliki nilai ekonomi.
Pada kesempatan itu, Sudirman juga mendorong agar pelatihan serupa ke depan dapat dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi melalui koordinasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Menurutnya, sertifikasi kompetensi penting untuk memberikan pengakuan resmi terhadap kemampuan peserta sehingga dapat menjadi modal tambahan dalam memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara profesional.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap dapat melahirkan tenaga-tenaga barista terampil yang mampu mengoptimalkan potensi kopi daerah menjadi peluang ekonomi produktif.
Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pinrang.
BERITA TERKAIT
-
Wabup Pinrang Tekankan Kesiapan Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
-
Buka HUT ke-75 IBI Pinrang, Wabup Sudirman Bungi Tekankan Peran Bidan Cegah Stunting
-
Pemkab Pinrang Dorong Pemanfaatan Drone untuk Efisiensi Pengendalian Hama Padi
-
Pemkab Pinrang Maksimalkan Antisipasi Dampak Kekeringan terhadap Petani
-
Pemkab Pinrang Matangkan Pembentukan Posyandu Era Baru