Redaksi
Redaksi

Jumat, 09 Oktober 2026 15:43

Ahmad Rivai Resmi Jabat Sekda Takalar, Daeng Manye Minta Langsung Kawal Program Prioritas

Ahmad Rivai Resmi Jabat Sekda Takalar, Daeng Manye Minta Langsung Kawal Program Prioritas

Pelantikan Sekda definitif ini diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi birokrasi di Kabupaten Takalar. Dengan posisi Sekda yang telah terisi, konsolidasi antar-OPD dan percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

TAKALAR, BUKAMATANEWS — Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar kini resmi terisi definitif. Bupati Takalar, Ir H Mohammad Firdaus Daeng Manye, melantik Drs Ahmad Rivai, M.Si sebagai Sekda Takalar dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (9/10/2026) sore.

Pelantikan yang berlangsung pukul 16.30 WITA tersebut sekaligus mengakhiri kekosongan jabatan Sekda setelah pejabat sebelumnya, Dr H Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.I.Kom., berpindah tugas ke Pemerintah Kota Makassar.

Dengan terisinya jabatan strategis tersebut, Ahmad Rivai kini mengemban tanggung jawab mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah, memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta memastikan program pembangunan berjalan sesuai arah kebijakan kepala daerah.

Pengisian jabatan Sekda Takalar dilakukan melalui mekanisme resmi dengan mengusulkan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ketiga pejabat yang diusulkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Ahmad Rivai, Asisten II Muh Ikbal Batong, serta Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Andi Rijal. Dari proses tersebut, Ahmad Rivai memperoleh persetujuan untuk dilantik sebagai Sekda definitif.

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa pergantian dan regenerasi kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang harus berlangsung secara berkelanjutan.

Menurutnya, setiap perubahan jabatan perlu disikapi dengan kedewasaan dan semangat kebersamaan. Ia menilai berbagai tantangan pemerintahan dapat dihadapi apabila seluruh jajaran tetap solid dan menjaga koordinasi.

"Jabatan Sekda itu jantungnya pemerintahan. Saya minta Sekda yang baru langsung tancap gas, kawal semua program prioritas, perkuat koordinasi antar OPD dan pastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat dan tidak berbelit," tegas Daeng Manye.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat bertumpu pada satu pejabat atau perangkat daerah. Seluruh ASN harus bergerak dalam satu arah dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

"Saya tidak mau ada sekat. Semua harus satu tim, satu gerak untuk Takalar yang lebih maju dan melayani. Jaga integritas dan loyalitas untuk kepentingan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Ahmad Rivai menyatakan kesiapannya mengemban amanah sebagai Sekda Takalar. Ia berkomitmen menjalankan tugas dan mengawal arahan Bupati dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta program pembangunan daerah.

Pelantikan Sekda definitif ini diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi birokrasi di Kabupaten Takalar. Dengan posisi Sekda yang telah terisi, konsolidasi antar-OPD dan percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Sekda Takalar #Bupati Takalar