Redaksi : Kamis, 22 Oktober 2026 21:58
Kiper PSM Muhammad Ardiansyah (Foto:Risal/Bukamatanews)

PAREPARE, BUKAMATANEWS — PSM Makassar meraih kemenangan dramatis saat menjamu Persebaya Surabaya pada lanjutan BRI Super League 2026/2027. Gol bunuh diri mantan kapten Juku Eja, Yuran Fernandes, justru menjadi penentu kemenangan PSM dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026).

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi kesulitan menembus pertahanan lawan hingga babak pertama berakhir tanpa gol.

PSM berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Namun, rapatnya barisan pertahanan Persebaya membuat sejumlah upaya tuan rumah belum membuahkan hasil.

Di sisi lain, Persebaya juga berupaya mencuri keunggulan melalui serangan yang dibangun dari lini tengah. Meski demikian, penyelesaian akhir kedua tim belum cukup tajam untuk mengubah kedudukan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74. Bek Persebaya, Yuran Fernandes, melakukan gol bunuh diri yang membawa PSM unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi momen krusial dalam pertandingan. Yuran, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain penting PSM, kali ini justru berkontribusi terhadap keunggulan tim tuan rumah saat membela Persebaya.

Tertinggal satu gol, Persebaya berusaha meningkatkan tekanan untuk menyamakan kedudukan. Pergantian pemain dilakukan guna menambah daya gedor di lini depan.

Namun, pertahanan PSM tetap mampu meredam serangan tim tamu. Kiper Muhammad Ardiansyah juga tampil penting dalam menjaga keunggulan Juku Eja.

Drama terjadi pada masa tambahan waktu. Persebaya memperoleh peluang emas melalui tendangan penalti yang dieksekusi Alex Martins.

Ardiansyah berhasil menggagalkan eksekusi tersebut. Setelah wasit meminta penalti diulang menyusul pemeriksaan VAR, Martins kembali mendapat kesempatan, tetapi tendangannya lagi-lagi mampu ditepis penjaga gawang PSM.

Dua kegagalan penalti itu menjadi pukulan bagi Persebaya sekaligus memastikan PSM tetap berada di depan hingga pertandingan berakhir.

PSM juga harus menuntaskan laga dengan sepuluh pemain setelah Agung Mannan menerima kartu merah langsung pada menit ke-90+3.

Meski berada dalam tekanan pada penghujung pertandingan, PSM mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi tambahan tiga poin penting bagi PSM dalam persaingan di Super League 2026/2027. Sebaliknya, Persebaya harus pulang tanpa poin setelah gagal memanfaatkan peluang penalti untuk menyelamatkan pertandingan.

Hasil akhir di Parepare pun ditentukan oleh dua momen krusial: gol bunuh diri Yuran Fernandes dan aksi gemilang Muhammad Ardiansyah yang menggagalkan dua eksekusi penalti lawan.