Hanura Makassar Bidik Lima Kursi DPRD, PAC Diminta Bergerak hingga Akar Rumput
09 Oktober 2026 20:21
Puskapol UI menyatakan siap memberikan endorsement atau dukungan terbuka bagi partai politik yang berani menempatkan minimal 30 persen caleg perempuan di nomor urut 1 pada sekurang-kurangnya 30 persen daerah pemilihan
JAKARTA, BUKAMATANEWS - Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI), Dr. Hurriyah mengatakan, Koalisi Masyarakat Sipil membuka peluang untuk meng-endose Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia pada Pemilu 2029 asalkan pro-perempuan. Hal itu dalam rangka penguatan peran perempuan dalam ranah legislatif.

Selain memenuhi keterwakilan perempuan 30 persen, Partai Gelora juga harus menempatkan semua calon anggota legislatif (caleg) perempuan pada nomor urut 1 sekurang-kurangnya pada 30 persen daerah pemilihan (dapil), bukan sekedar formalitas.
Penegasan tersebut disampaikan Hurriyah saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Desk Verpol Pusat bersama Ketua Pemenangan Teritori (KPT) Partai Gelora akhir pekan lalu.
“Kalau Partai Gelora misalnya, punya komitmen menempatkan setidaknya 30% saja perempuan di nomor urut 1, maka Puskapol UI akan menjadi organisasi yang meng-endorse untuk memilih Partai Gelora,” kata Hurriyah.

Menurut Hurriyah, dukungan Puskapol UI tersebut, tentu saja bersyarat dan harus dipenuhi Partai Gelora, dimana pencalonan caleg perempuan tidak boleh menggunakan peraturan lama, yakni satu diantara tiga calon.
“Harus terapkan Zipper System Murni (1:1). Partai Gelora harus mendorong skema penempatan calon legislatif dengan pola selang-seling murni (satu perempuan, satu laki-laki) dari urutan teratas, bukan sekadar penempatan formalitas "satu di antara tiga calon" yang sering ditaruh di nomor urut bawah,” katanya.
09 Oktober 2026 20:21
09 Oktober 2026 20:01
09 Oktober 2026 11:25
09 Oktober 2026 09:28
09 Oktober 2026 11:31
09 Oktober 2026 18:15
09 Oktober 2026 18:24