22 Tahun Mengabdi di Takalar, Muhammad Hasbi Pamit ke Makassar: “Takalar yang Membentuk Saya”
Daeng Manye menyebut Hasbi sebagai salah satu birokrat yang memiliki perjalanan pengabdian panjang dan penuh dedikasi. Selama 22 tahun, Hasbi meniti karier dari jabatan Sekretaris Lurah (Seklur) hingga dipercaya menjadi Sekda Takalar. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Bupati Takalar.
TAKALAR, BUKAMATANEWS — Perjalanan pengabdian selama 22 tahun di Kabupaten Takalar resmi memasuki babak baru. Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar, Dr H Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.I.Kom., dilepas dengan suasana haru setelah mendapat penugasan untuk melanjutkan pengabdian di Pemerintah Kota Makassar.

Momen perpisahan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa (6/10/2026) malam. Bupati Takalar, Ir H Mohammad Firdaus Daeng Manye, hadir langsung melepas Hasbi sekaligus menyampaikan penghargaan atas perjalanan panjang birokrat tersebut dalam membangun daerah.
Bagi Hasbi, Takalar bukan sekadar tempat bertugas. Daerah ini menjadi ruang perjalanan karier sekaligus tempat yang membentuk dirinya hingga dipercaya menduduki jabatan Sekda.
Dalam sambutannya, Daeng Manye menyebut Hasbi sebagai salah satu birokrat yang memiliki perjalanan pengabdian panjang dan penuh dedikasi. Selama 22 tahun, Hasbi meniti karier dari jabatan Sekretaris Lurah (Seklur) hingga dipercaya menjadi Sekda Takalar. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Bupati Takalar.

"Hari ini kita melepas seorang birokrat terbaik Takalar. 22 tahun bukan waktu yang singkat. Pak Hasbi memulai dari bawah sebagai Seklur hingga menjadi Sekda termuda dan pernah menjadi Pj Bupati. Ini adalah perjalanan pengabdian yang luar biasa dan tidak akan dilupakan oleh Takalar," ujar Bupati.
Daeng Manye juga menyoroti peran Hasbi dalam menjaga kesinambungan pemerintahan, terutama pada masa transisi kepemimpinan. Pengabdiannya dinilai turut berkontribusi dalam mengawal tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah hingga Takalar mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Bagi Bupati, capaian tersebut bukan sekadar prestasi administratif, melainkan cerminan pentingnya integritas dalam menjalankan pemerintahan.
"Beliau selalu mengingatkan kita bahwa WTP itu bukan soal laporan keuangan, tapi soal harga diri daerah. Itu adalah pesan yang kuat tentang integritas birokrasi," ungkap Daeng Manye.
Di balik capaian dan perjalanan karier tersebut, Bupati mengakui kepergian Hasbi menjadi kehilangan tersendiri bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar. Namun, keputusan untuk melanjutkan tugas di Makassar tetap dihormati, terlebih karena adanya pertimbangan keluarga.
"Tentu kami merasa kehilangan. Tapi kami memahami dan menghormati keputusan beliau untuk melanjutkan tugas di Makassar karena pertimbangan keluarga. Atas nama pemerintah dan masyarakat Takalar, saya mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian," katanya.
Daeng Manye kemudian menyampaikan doa dan harapan agar Hasbi dapat melanjutkan pengabdian dengan baik di tempat tugas yang baru. Ia juga menegaskan bahwa hubungan Hasbi dengan Takalar tidak akan terputus meski kini bertugas di daerah lain.
"Selamat bertugas di tempat baru. Semoga sehat, sukses, dan terus berprestasi. Takalar adalah rumah ta, pintu Takalar selalu terbuka untuk Pak Hasbi. Jaga nama baik Takalar dimanapun berada," pungkas Bupati.
Sementara itu, Muhammad Hasbi tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menyampaikan sambutan perpisahan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Bupati, jajaran pimpinan daerah, serta seluruh ASN yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Hasbi mengaku, 22 tahun perjalanan kariernya di Takalar telah membentuk dirinya, baik sebagai aparatur pemerintahan maupun pribadi.
"Dua puluh dua tahun, Takalar telah menjadi bagian penting dalam hidup saya. Takalar yang membentuk saya. Daerah ini adalah tanah tumpah darah saya. Terima kasih atas kebersamaan selama ini," ucap Hasbi dengan haru.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Hasbi menitipkan pesan kepada seluruh ASN Pemkab Takalar agar tetap menjaga kekompakan, soliditas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Ia berharap seluruh jajaran terus mendukung program Bupati dan Wakil Bupati demi keberlanjutan pembangunan daerah.
Acara perpisahan ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar. Suasana malam itu menjadi penanda berakhirnya satu babak pengabdian Hasbi di Takalar, sekaligus awal perjalanan tugasnya di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
News Feed
Berita Populer
30 Oktober 2026 08:21
Refleksi Sumpah Pemuda, Ustadz Zaitun Rasmin: Jangan Biarkan Pemuda Kehilangan Arah dan Masa Depan
30 Oktober 2026 07:40
30 Oktober 2026 15:43
30 Oktober 2026 13:48
30 Oktober 2026 16:12
