Redaksi : Selasa, 22 September 2026 20:48

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai menyiapkan pusat penguatan kaderisasi melalui pembangunan Sekretariat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulsel. Tak sekadar membangun gedung, Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menjadikan sekretariat tersebut sebagai pusat pembinaan kader muda untuk memperkuat mesin politik partai dan mendongkrak perolehan kursi legislatif di semua tingkatan.

Pembangunan sekretariat yang berada di area Kantor DPD I Golkar Sulsel itu ditandai dengan peletakan batu pertama pada Senin (21/9/2026). Proyek tersebut mendapat dukungan dari senior AMPI yang juga Anggota Fraksi Golkar DPR RI, Nurdin Halid.

IAS menyebut pembangunan sekretariat ini memiliki makna strategis bagi masa depan AMPI sekaligus upaya mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan melalui penguatan kaderisasi.

“Hari ini kita memulai sejarah baru AMPI Sulsel. Pembangunan sekretariat ini disokong langsung oleh Pak Nurdin Halid. Gedung ini harus menjadi sentral laboratorium kader agar AMPI bergerak di garda terdepan mendongkrak perolehan kursi legislatif di semua tingkatan,” tegas IAS.

IAS-Nurdin Halid, Dua Kader AMPI yang Kini Perkuat Golkar Sulsel

Peletakan batu pertama Sekretariat AMPI Sulsel juga menjadi momentum nostalgia bagi IAS dan Nurdin Halid. Keduanya memiliki latar belakang sebagai kader AMPI dan pernah memimpin organisasi kepemudaan tersebut di tingkat Sulawesi Selatan.

Pengalaman yang berakar dari AMPI menjadi bagian dari perjalanan keduanya hingga menduduki posisi penting dalam struktur Partai Golkar.

IAS menilai sejarah tersebut menjadi landasan kuat untuk membangun sekretariat yang diharapkan mampu melahirkan generasi kader baru.

“Kami (IAS-NH-red) begitu bersemangat mewujudkan Kantor AMPI Sulsel meski masih begitu sederhana, dilatarbelakangi sejarah yang kuat. Saya sendiri, bisa berdiri sebagai Ketua Golkar Sulsel itu karena ditempa dari gerbong AMPI, kira-kira 25 tahun lalu. Pak NH dan ketokohannya sampai hari inj juga karena dilahirkan dari rahim AMPI, kira-kira 30 tahun lalu,” sambung IAS lagi.

Menurut IAS, sekretariat tersebut diharapkan menjadi salah satu prasasti karya yang mendorong optimalisasi sayap partai sebagai laboratorium kaderisasi. Keberadaan kantor ini juga ditujukan untuk memperkuat peran AMPI dalam menyiapkan kader yang dapat berkontribusi terhadap perjalanan politik Golkar di Sulsel.

Selain pembangunan sekretariat AMPI, IAS turut menekankan pentingnya keterbukaan partai terhadap masyarakat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, ia menginstruksikan pembongkaran pagar Kantor DPD I Golkar Sulsel.

Langkah itu diarahkan untuk menjadikan kantor partai lebih dekat dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, kantor Golkar diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas internal partai, tetapi juga menjadi ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat.

Nurdin Halid: Militansi AMPI Harus Terus Dijaga

Sementara itu, Nurdin Halid menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Sekretariat AMPI Sulsel. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bentuk pemenuhan komitmen untuk memperkuat sayap partai sekaligus menjaga keberlanjutan kaderisasi.

Nurdin juga menegaskan pentingnya menjaga militansi AMPI sebagai bagian dari sejarah perjalanan Partai Golkar. Ia menyebut sekretariat yang dibangun tersebut diharapkan menjadi tempat lahirnya kader-kader baru.

“Militansi AMPI harus terus dijaga karena sejarah Golkar tak lepas dari peran AMPI. Sekretariat ini akan menjadi rumah lahirnya kader-kader baru. Bersama Pak IAS, kita satukan barisan untuk merebut kembali kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan,” ujar Nurdin.

Acara peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel Supriansa, Sekretaris Rahman Pina, Bendahara Amirullah Nur, jajaran fungsionaris Golkar, serta pengurus AMPI Sulsel. (*)