Dewi Yuliani : Sabtu, 19 September 2026 15:10
Komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) dalam menghadirkan komunikasi yang berdampak mendapat apresiasi pada IABC Indonesia Awards 2026.

JAKARTA, BUKAMATANEWS — Komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) dalam menghadirkan komunikasi yang berdampak mendapat apresiasi pada IABC Indonesia Awards 2026. Dari dua tim yang diikutsertakan dan telah melalui tahapan administrasi hingga presentasi penjurian, keduanya berhasil meraih penghargaan pada kategori ICOMMA (Impactful Communications Awards), yakni Top 10 and Awards of Excellence untuk program Non Stop Education (NSE) CBP Rupiah pada subkategori Best Public Interest Communications, serta Awards of Excellence untuk program Green PUR pada subkategori Best Sustainability Communications.

Penghargaan tersebut diterima oleh Firman Hidayat selaku Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel. Penghargaan pertama diraih melalui program "Non Stop Education (NSE) CBP Rupiah" pada subkategori Best Public Interest Communications, dengan capaian Top 10 and Awards of Excellence. Keberhasilan Non Stop Education (NSE) CBP Rupiah tidak terlepas dari pendekatan komunikasi yang mampu mengubah persoalan nyata di masyarakat menjadi solusi yang sistemik dan terukur.

Program ini tidak berhenti pada edukasi, tetapi membangun multiplier effect dengan melibatkan guru, agen, komunitas, serta kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari ekosistem literasi Rupiah. Pendekatan tersebut diperkuat melalui komunikasi terintegrasi lintas kanal dan inovasi digital CBPedia, sekaligus memastikan keberlanjutan program melalui integrasi literasi Rupiah ke dalam pendidikan formal.

Dampak program juga ditunjukkan melalui capaian terukur, antara lain 85,02 juta interaksi digital, keterlibatan 2.190 guru, serta 87 persen tingkat pemahaman terhadap metode 3D. Capaian tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan tidak hanya menghasilkan awareness, tetapi telah bergerak menuju perubahan pemahaman, perilaku, hingga outcome dan impact.

Dengan karakter tersebut, NSE memenuhi elemen penting komunikasi kepentingan publik: berangkat dari isu publik, menggunakan pendekatan komunikasi terintegrasi, melibatkan masyarakat sebagai change agent, memanfaatkan inovasi digital, serta memiliki keberlanjutan.

Sementara itu, program Green PUR menghadirkan pendekatan komunikasi keberlanjutan melalui konsep "Waste to Product", yaitu mengubah limbah racik uang kertas (LRUK) menjadi produk yang memiliki manfaat bagi masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Keunggulan Green PUR juga tercermin dari penerapan strategi komunikasi PESO (Paid, Earned, Shared, Owned Media).

Pada sisi Paid Media, program masih berada dalam tahap penjajakan; sementara Earned Media diwujudkan antara lain melalui pemameran produk pada forum ilmiah Universitas Negeri Makassar (UNM).

Strategi Shared Media diperkuat melalui publikasi dan perkembangan program oleh media UNM dan CBP, sedangkan Owned Media dilakukan melalui rangkaian pertemuan dan komunikasi intensif dengan pihak UNM untuk memastikan keberlanjutan serta penyempurnaan program.

Dari sisi implementasi, Green PUR telah menghasilkan satu pilot project selama empat bulan melalui kolaborasi dengan UNM dan menghasilkan tiga prototype, yaitu briket arang, biochar, dan karbon aktif. Program ini kemudian menghasilkan manfaat yang dapat diukur, mulai dari enam stakeholders yang merasakan manfaat prototype briket, hingga keterlibatan sekitar 600 peserta seminar Dies Natalis UNM, dengan lebih dari 80 persen peserta memahami materi yang disampaikan.

Lebih lanjut, dampak program diarahkan pada pengembangan model pemanfaatan LRUK yang lebih luas. Hingga tahap yang dilaporkan, terdapat 100 ton LRUK yang siap diproduksi menjadi produk, serta potensi keterlibatan 2–3 UMKM untuk bekerja sama dengan estimasi nilai keuntungan sekitar Rp100 juta bagi UMKM.

Tentang IABC Indonesia

International Association of Business Communicators (IABC) – Indonesia Chapter merupakan asosiasi non-profit dan independen yang hadir di Indonesia sejak 2017.

IABC Indonesia merupakan bagian dari jaringan IABC global yang telah hadir lebih dari 50 tahun dan menaungi profesional di berbagai bidang, antara lain komunikasi bisnis, public relations, sustainability, dan komunikasi korporat.

IABC Indonesia Awards merupakan ajang yang didedikasikan untuk mendukung perkembangan industri komunikasi dan public relations sekaligus memberikan apresiasi terhadap kesuksesan, kerja keras, serta kinerja public relations yang unggul dari korporasi dan instansi di Indonesia. IABC Indonesia sendiri merupakan bagian dari IABC global yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, dan memiliki jaringan chapter di berbagai negara. (*)