Redaksi : Jumat, 18 September 2026 10:42
Sekretaris DPW NasDem Sulawesi Selatan, Rachmatika Dewi

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Wacana menaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold kembali mengemuka dalam pembahasan perubahan Undang-Undang Pemilu. Di tengah belum adanya keputusan final mengenai besaran ambang batas, Partai NasDem Sulawesi Selatan menegaskan sikapnya untuk tetap mendorong kenaikan parliamentary threshold.

Sekretaris DPW NasDem Sulawesi Selatan, Rachmatika Dewi, mengatakan sikap tersebut telah menjadi posisi NasDem sejak awal. Namun, terkait besaran angka yang akan diperjuangkan, keputusan berada di tingkat pimpinan pusat partai.

"Setahu saya, dari awal NasDem konsisten memang untuk menaikkan PT," kata Rachmatika.

Menurut dia, DPW NasDem Sulsel menyerahkan keputusan mengenai besaran angka parliamentary threshold kepada Ketua Umum Partai NasDem.

"Terkait angka, kita serahkan kepada ketum untuk memutuskan angka pastinya," ujarnya.

Pernyataan Rachmatika disampaikan ketika pembahasan perubahan UU Pemilu kembali menjadi perhatian. Salah satu isu yang mencuat ialah wacana ambang batas parlemen sebesar 5 persen.

Namun, angka tersebut belum menjadi keputusan final. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada 17 September 2026 menyebut pembicaraan para ketua umum partai politik masih sebatas brainstorming atau pertukaran pandangan awal. Wacana 5 persen merupakan salah satu pandangan yang berkembang dalam forum tersebut.

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda juga menyatakan pembahasan ambang batas parlemen akan mempertimbangkan putusan Mahkamah Konstitusi, selain berbagai aspirasi dari partai politik, akademisi, masyarakat sipil, dan masyarakat luas.

NasDem Sulsel Optimistis

Ditanya mengenai kemungkinan parliamentary threshold dinaikkan hingga 7 persen, Rachmatika menyatakan NasDem Sulsel tetap optimistis.

"Kalau optimis, insyaallah," jawabnya.

Optimisme tersebut dikaitkan dengan capaian NasDem pada Pemilu 2024. Berdasarkan data yang dipublikasikan DPW NasDem Jawa Tengah, NasDem memperoleh 14.660.516 suara atau sekitar 9,6 persen suara nasional dan meraih 69 kursi DPR RI pada Pemilu 2024.

"NasDem itu pemilu lalu 9,94," kata Rachmatika.

Di Sulawesi Selatan, NasDem juga mencatat perolehan signifikan pada Pemilu 2024. Hasil rekapitulasi KPU Sulsel menunjukkan NasDem memperoleh 17 kursi DPRD Sulsel periode 2024-2029, menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Sulsel.

Capaian tersebut menjadi salah satu modal politik NasDem Sulsel dalam menghadapi kemungkinan perubahan aturan ambang batas parlemen pada pemilu mendatang.

Hadapi Kemungkinan PT 5 Persen

Rachmatika mengatakan capaian suara NasDem pada Pemilu 2024 menjadi salah satu pijakan partai dalam menghadapi dinamika aturan pemilu, termasuk apabila ambang batas parlemen ditetapkan lebih tinggi.

"NasDem itu pemilu lalu 9,94," ujarnya.

Pada Pemilu 2024, NasDem juga memperoleh kursi di berbagai tingkatan legislatif di Sulawesi Selatan. Selain 17 kursi DPRD Sulsel, NasDem memperoleh enam kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan berdasarkan hasil pemilu tersebut.

Meski demikian, besaran parliamentary threshold untuk pemilu mendatang masih dalam proses pembahasan. DPR belum menetapkan angka final, sementara proses penyusunan RUU Pemilu masih akan melibatkan pembahasan di tingkat fraksi serta partisipasi publik.

Dengan kondisi tersebut, sikap NasDem Sulsel untuk mendorong kenaikan ambang batas parlemen menjadi bagian dari dinamika pembahasan perubahan UU Pemilu yang masih berlangsung.

Penulis:Raihan