“Dua Tahun Tak Ada Berita Baik”, Mahasiswa Trisakti Kritik Pemerintah
29 Oktober 2026 22:22
Pengaspalan Jalan Ambo Matti di Kelurahan Lapadde, Parepare, mencapai 80 persen. Tasming Hamid berharap pekerjaan segera tuntas dan mengingatkan warga menjaga kebersihan drainase.
PAREPARE, BUKAMATANEWS — Harapan warga Jalan Ambo Matti, wilayah Tegal, Kelurahan Lapadde, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, untuk menikmati jalan yang mulus semakin dekat. Pengerjaan pengaspalan jalan tersebut kini mencapai sekitar 80 persen dan terus dikebut agar segera tuntas.

Perbaikan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat itu mendapat perhatian langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang turun meninjau progres pekerjaan pada Kamis (17/9/2026).
Tasming berharap pengerjaan jalan dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat bisa menikmati akses jalan yang lebih baik dan nyaman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
"Insya Allah, secepatnya selesai, ya kita doakan," ujar Tasming.

Menurutnya, pengaspalan Jalan Ambo Matti merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur dasar yang layak.
Jalan tersebut memiliki arti penting bagi warga setempat karena menjadi bagian dari akses yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Karena itu, penyelesaian pekerjaan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Jalan ini sudah sekian lama didamba-dambakan untuk diaspal. Mudah-mudahan cepat tuntas dan dapat segera dinikmati masyarakat, khususnya warga Jalan Ambo Matti," ungkapnya.
Tasming Ingatkan Warga Jaga Drainase
Di sela-sela peninjauan, Tasming juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase dan selokan di sekitar jalan serta jembatan.
Menurutnya, saluran air yang tersumbat sampah berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan hingga luapan air ketika hujan turun.
Karena itu, ia meminta warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase yang berfungsi mengalirkan air hujan.
"Ya kami imbau juga agar masyarakat tidak membuang sampah di selokan, khususnya di area jembatan, karena itu akan mengakibatkan sumbatan yang mengakibatkan air meluap pada musim hujan nanti," tandasnya.
Imbauan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur perlu diikuti kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun. Jalan yang baik dan drainase yang berfungsi optimal sama-sama dibutuhkan untuk mendukung kenyamanan serta keselamatan warga.
Pembangunan Dilakukan Bertahap
Tasming menegaskan, Pemerintah Kota Parepare terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.
Ia mengakui keterbatasan anggaran dan sumber daya membuat seluruh kebutuhan infrastruktur maupun pelayanan publik tidak dapat ditangani secara bersamaan. Meski demikian, pemerintah berkomitmen menjalankan pembangunan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan skala prioritas.
"Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti memenuhi aspirasi masyarakat. Kami menyadari setiap kebutuhan tidak dapat diselesaikan sekaligus, tetapi secara bertahap terus kami upayakan, terutama persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujarnya.
Penyelesaian pengaspalan Jalan Ambo Matti diharapkan menjadi salah satu bentuk realisasi kebutuhan warga terhadap infrastruktur yang lebih memadai.
Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 80 persen, masyarakat kini menantikan penyelesaian proyek tersebut agar akses jalan dapat segera dimanfaatkan secara optimal.
Pemerintah daerah juga berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat mendukung keberlanjutan manfaat pembangunan, sehingga infrastruktur yang telah diperbaiki tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
29 Oktober 2026 22:22
29 Oktober 2026 21:55
29 Oktober 2026 14:50