Redaksi : Senin, 14 September 2026 21:34

PINRANG, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat komitmen dalam memutus rantai stunting melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Percepatan, Pencegahan, dan Penurunan Stunting Kabupaten Pinrang yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang, Senin (14/9/2026).

Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, dr. H. Ramli Yunus, mengatakan, rapat koordinasi tersebut memiliki dua tujuan utama.

"Membangun komitmen bersama antarinstansi lintas sektor dalam mempercepat upaya pencegahan dan penurunan stunting. meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan intervensi agar benar-benar berbasis pada data lapangan yang akurat," Ucapnya.

Bupati Pinrang, Irwan Hamid, menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama yang holistik dan melibatkan seluruh sektor.

Menurutnya, stunting tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan pangan, sanitasi, pendidikan, serta kondisi lingkungan masyarakat.

"Dalam perang melawan stunting, semua sektor harus bergerak bersama. Ini bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, karena penyebab dan dampaknya berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat," ujar Irwan.

Sementara itu, Wakil Bupati Pinrang sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., mengajak seluruh pihak menjadikan forum koordinasi tersebut sebagai momentum evaluasi terhadap berbagai program intervensi yang telah dilaksanakan.

Ia menekankan pentingnya memastikan setiap program benar-benar menyasar keluarga yang berisiko mengalami stunting sehingga intervensi yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata.

Komitmen Pemkab Pinrang tersebut turut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat dan kalangan akademisi.

Asisten Deputi Peningkatan Gizi dan Pencegahan Stunting Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jelsi Natalia Marampa, SKM, M.KKK, mengapresiasi tingginya komitmen jajaran pimpinan daerah di Pinrang dalam mengawal program penanganan gizi anak.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Guru Besar sekaligus Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. dr. Veni Hadju, Ph.D., sebagai narasumber.

Veni Hadju memberikan penguatan kapasitas serta arahan teknis kepada para peserta, khususnya terkait upaya penanganan stunting yang berbasis pada pendekatan ilmiah dan data.

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Pinrang optimistis upaya penurunan angka stunting dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi Pinrang yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.