MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menekankan pentingnya etika dan integritas dalam menjalankan kewenangan sebagai aparatur sipil negara. Menurut dia, kewenangan harus dijalankan dengan landasan moral dan orientasi pada kepentingan publik.
Hal itu disampaikan Jufri saat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II dan III Tahun 2026 di Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Wilayah IV (BBPKA-APDN IV), Jalan Paccerakkang, Makassar, Senin (14/9/2026).
Dalam pemaparannya, Jufri mengaitkan etika dan integritas dengan penggunaan kewenangan, pengambilan keputusan, serta pelayanan publik.
“Karena, kewenangan tanpa etika dapat menyimpang, dan kompetensi tanpa integritas dapat kehilangan arah,” kata Jufri.
Ia mengatakan, nilai-nilai Pancasila penting dijadikan landasan moral dalam kepemimpinan ASN. Nilai tersebut, menurut dia, perlu diterjemahkan ke dalam perilaku sehari-hari, terutama dalam mengambil keputusan, menggunakan kewenangan, dan membangun budaya organisasi.
Jufri juga mendorong peserta memahami hakikat etika, integritas, dan kepemimpinan Pancasila, kemudian menghubungkannya dengan perilaku kepemimpinan ASN.
Menurut dia, pemahaman tersebut perlu dilanjutkan dengan kemampuan menganalisis persoalan yang dihadapi aparatur, termasuk ketika berhadapan dengan dilema etika, konflik kepentingan, serta risiko penyalahgunaan kewenangan.
“Menjadi teladan artinya membangun budaya organisasi yang berintegritas dan berorientasi kepentingan publik,” ujarnya.
Jufri menekankan bahwa pembelajaran kepemimpinan tidak berhenti pada pemahaman konsep. Peserta juga perlu menerjemahkannya dalam tindakan nyata melalui perubahan pola pikir, keteladanan, pembangunan budaya integritas, serta kerja yang memberikan dampak bagi masyarakat.
“Belajar bersama, berpikir untuk lebih baik, bertindak lebih tepat, dan untuk pelayanan yang lebih baik,” kata Jufri. (*)
BERITA TERKAIT
-
Antrean BBM Mulai Landai, Pengamat Kebijakan Publik Nilai Langkah Gubernur Sulsel Efektif dan Adaptif
-
Antrean BBM Belum Sepenuhnya Hilang, Sulsel Kirim Usulan Tambahan Kuota 30 Persen
-
Pemprov Sulsel Kucurkan Rp17 Miliar untuk Bulukumba, Rp8 Miliar untuk Masjid Terapung Pantai Merpati
-
SPAM Mamminasata Resmi Beroperasi, Gubernur Sulsel: 20 Ribu Rumah Kini Dapat Akses Air Minum
-
LPG 3 Kg Langka di Sejumlah Wilayah, Pemprov Sulsel Gandeng Polda dan Pertamina Buru Spekulan