Redaksi : Sabtu, 12 September 2026 10:55

BUKAMATANEWS - Samsung tampaknya sedang menyiapkan perubahan besar pada desain perangkat audio nirkabelnya. Alih-alih menggunakan model in-ear seperti Galaxy Buds pada umumnya, perusahaan asal Korea Selatan itu dikabarkan akan menghadirkan Galaxy Buds On, earbuds dengan konsep open-ear yang dipasang dengan cara menjepit bagian luar telinga.

Perangkat tersebut tidak menggunakan ear tip yang masuk ke kanal telinga. Sebagai gantinya, Galaxy Buds On mengusung struktur seperti klip yang memungkinkan earbuds tetap terpasang di telinga sekaligus membiarkan pengguna mendengar suara dari lingkungan sekitar.

Mengutip GSM Arena, bocoran terbaru kembali memperlihatkan wujud Galaxy Buds On sekaligus mengungkap sejumlah fitur yang kemungkinan akan dibawanya. Informasi tersebut ditemukan dalam materi aplikasi Buds Manager dan hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Samsung.

Galaxy Buds On sebelumnya disebut dengan nama kode Able. Jika benar diluncurkan, perangkat ini akan menjadi salah satu produk dengan pendekatan desain berbeda dalam keluarga perangkat audio nirkabel Samsung.

Desain Open-Ear dengan Mekanisme Clip-On

Berdasarkan render yang beredar, Galaxy Buds On memiliki dua bagian berbentuk membulat yang terhubung melalui semacam lengkungan fleksibel.

Bagian berukuran lebih besar ditempatkan di area concha, yakni bagian cekung pada telinga, sedangkan bagian lainnya berada di sisi luar telinga. Struktur tersebut memungkinkan earbuds terpasang tanpa harus menutup kanal telinga.

Konsep open-ear ini memberikan pengalaman berbeda dibandingkan earbuds in-ear. Pengguna tetap dapat mendengarkan suara dari lingkungan sekitar ketika perangkat digunakan.

Dalam materi bocoran, Galaxy Buds On terlihat menggunakan warna hitam. Namun, informasi yang ditemukan dalam aplikasi Buds Manager mengindikasikan Samsung juga menyiapkan varian berwarna putih.

Perangkat ini juga disebut memiliki permukaan sentuh pada bagian luar yang dapat digunakan untuk mengoperasikan sejumlah fungsi. Selain itu, terdapat konektor pogo pin yang berfungsi sebagai bagian dari sistem pengisian daya.

Desain tersebut membuat Galaxy Buds On berbeda dari Galaxy Buds 4 maupun Galaxy Buds 4 Pro. Samsung selama ini lebih banyak mengandalkan desain in-ear pada lini Galaxy Buds, sehingga kehadiran model open-ear ini dapat menjadi pendekatan baru perusahaan di segmen earbuds.

Dibekali Kontrol Berbasis Gerakan Kepala

Selain desain, bocoran dari aplikasi Buds Manager juga mengungkap sejumlah fitur yang kemungkinan akan tersedia pada Galaxy Buds On.

Salah satunya adalah head gesture, yang memungkinkan pengguna melakukan tindakan tertentu menggunakan gerakan kepala.

Fitur tersebut disebut mengikuti kemampuan yang sebelumnya diperkenalkan Samsung pada Galaxy Buds 4. Dalam penerapannya, pengguna dapat menggunakan gerakan seperti mengangguk atau menggeleng untuk menjalankan kontrol tertentu, terutama ketika menerima atau menolak panggilan.

Galaxy Buds On juga dikabarkan membawa fitur Auto Volume. Fitur ini dirancang untuk menyesuaikan tingkat volume berdasarkan kondisi suara di sekitar pengguna.

Kemampuan tersebut dinilai sesuai dengan karakter earbuds open-ear yang tidak menutup kanal telinga. Dengan suara lingkungan yang tetap terdengar, penyesuaian volume secara otomatis dapat membantu menjaga pengalaman mendengarkan audio dalam kondisi sekitar yang berbeda.

Selain Auto Volume, terdapat pula opsi Volume Boost yang memungkinkan pengguna meningkatkan volume audio ketika berada di lingkungan dengan tingkat kebisingan lebih tinggi.

Terintegrasi Bixby dan Google Gemini

Samsung juga disebut menyiapkan kemampuan berbasis asisten pintar pada Galaxy Buds On.

Perangkat ini dikabarkan mendukung Bixby dan Google Gemini. Pengguna nantinya disebut dapat memanggil asisten tersebut melalui perintah suara maupun kontrol sentuh pada earbuds.

Integrasi tersebut memperlihatkan bahwa fungsi Galaxy Buds On tidak hanya difokuskan untuk mendengarkan musik atau menerima panggilan. Samsung juga berupaya menjadikan earbuds sebagai salah satu perangkat untuk mengakses berbagai fitur pintar dalam ekosistem Galaxy.

Bisa Digunakan untuk Merekam Suara

Fitur lain yang muncul dalam bocoran adalah kemampuan melakukan perekaman suara secara cepat melalui earbuds.

Pengguna disebut dapat mengatur kontrol sentuh tertentu untuk memulai maupun menghentikan perekaman tanpa harus mengambil smartphone.

Rekaman tersebut kemudian dapat dikonversi menjadi teks dan dimanfaatkan melalui ekosistem Galaxy. Informasi yang ditemukan dalam aplikasi juga menunjukkan adanya kemungkinan pengguna memanfaatkan Bixby untuk mencari isi rekaman melalui perintah suara.

Kemampuan tersebut dapat berguna untuk mencatat ide, membuat catatan singkat, maupun menyimpan informasi secara cepat.

Integrasi dengan kemampuan Galaxy AI juga menunjukkan bahwa Samsung berpotensi memosisikan Galaxy Buds On bukan sekadar sebagai perangkat audio, tetapi sebagai bagian dari ekosistem perangkat pintar perusahaan.

Ada Fitur yang Mendeteksi Pengguna Tertidur

Galaxy Buds On juga dikabarkan memiliki fitur yang dapat menghentikan pemutaran audio secara otomatis ketika pengguna tertidur.

Fitur tersebut disebut berkaitan dengan kemampuan pada One UI 9 yang dapat mendeteksi kondisi pengguna. Jika diterapkan pada Galaxy Buds On, kemampuan ini dapat menjadi fitur tambahan untuk penggunaan earbuds dalam waktu lama, terutama ketika pengguna mendengarkan audio sebelum tidur.

Belum Dikonfirmasi Samsung

Meski informasi mengenai Galaxy Buds On semakin banyak bermunculan, Samsung hingga kini belum mengumumkan perangkat tersebut secara resmi.

Karena itu, nama produk, spesifikasi, fitur, maupun jadwal peluncurannya masih berpotensi berubah. Seluruh informasi yang beredar saat ini masih berada dalam kategori bocoran.

Laporan sebelumnya menyebut Galaxy Buds On menggunakan nomor model SM-U600, berbeda dari penomoran SM-R yang digunakan pada sejumlah Galaxy Buds sebelumnya. Perbedaan tersebut turut memunculkan dugaan bahwa perangkat ini memang dirancang sebagai kategori baru dalam portofolio audio Samsung.

Sejumlah laporan memperkirakan Galaxy Buds On dapat diperkenalkan pada kuartal keempat 2026. Namun, Samsung belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi.

Jika bocoran tersebut terbukti benar, Galaxy Buds On akan memperluas lini perangkat audio Samsung dari desain in-ear menuju format open-ear clip-on.

Tidak hanya menawarkan desain berbeda, perangkat ini juga disebut membawa kombinasi kontrol berbasis gesture, Auto Volume, integrasi asisten AI, perekaman suara, hingga fitur pendeteksi tidur. Kombinasi tersebut menunjukkan arah pengembangan earbuds yang semakin menggabungkan fungsi audio dengan fitur pintar, tanpa harus menutup kanal telinga pengguna.

TAG