Mantan Pejabat Samsung Jadi Buronan di Korsel Karena Curi Teknologi Cip Lalu Dijual ke China
Berdasarkan informasi, mantan karyawan Samsung Electronics yang meninggalkan perusahaan delapan tahun lalu diduga memberikan informasi terkait chip memori DRAM inti Samsung Electronics kepada Changxin Memory Technologies Inc (CXMT), perusahaan pembuat chip China.
BUKAMATA - Kantor Kejaksaan Korea Selatan bersiap untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap seorang mantan pejabat Samsung Electronics terkait dugaan pencurian teknologi perusahaan untuk kepentingan pembuat chip asal China.
Laporan dari MBC menyebutkan bahwa pengadilan Korea Selatan akan memutuskan permintaan surat perintah penangkapan yang diajukan oleh jaksa penuntut pada akhir pekan ini.
Berdasarkan informasi, mantan karyawan Samsung Electronics yang meninggalkan perusahaan delapan tahun lalu diduga memberikan informasi terkait chip memori DRAM inti Samsung Electronics kepada Changxin Memory Technologies Inc (CXMT), perusahaan pembuat chip China.
Jaksa penuntut menilai bahwa kebocoran teknologi ke CXMT dapat menimbulkan kerugian hingga beberapa triliun won Korea, melibatkan juga belasan pemasok Samsung Electronics lainnya.
Hingga saat ini, Samsung Electronics dan CXMT belum memberikan komentar terkait laporan tersebut.
Pada bulan April 2023, Amerika Serikat (AS) telah meminta Korea Selatan untuk mendesak produsen chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix untuk menahan diri dalam menjual produk mereka ke pasar di Cina.
Ini merupakan tanggapan terhadap larangan penjualan yang diterapkan oleh China terhadap Micron Technology Inc, produsen chip semi-konduktor dan teknologi Amerika.
Penghentian penjualan ini juga dilaporkan dalam konteks koordinasi investasi di sektor semikonduktor, pengamanan teknologi krusial, dan penanganan tekanan ekonomi, sesuai dengan laporan Financial Times.
Langkah AS tersebut sejalan dengan serangkaian kontrol ekspor yang telah diberlakukan terhadap teknologi pembuatan chip, karena dikhawatirkan dapat digunakan untuk tujuan militer di Cina.
Kunjungan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, ke AS pada Senin (24/4) juga diyakini akan membahas isu ini, menjelang pertemuan puncak dengan Presiden Joe Biden.
Desakan AS kepada Korea Selatan muncul dalam konteks kerja sama lebih lanjut di sektor semikonduktor dan memperingati 70 tahun aliansi kedua negara.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
