Redaksi : Selasa, 25 Agustus 2026 20:52

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Ekspose Manajemen Talenta II Tahun 2026 lingkup Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, pada Selasa (25/8/2026) di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan diMakassar.Selasa ( 25/8)

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Deputi Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN-RI, Plt. sekertaris Utama BKN-RI, Bupati/ Walikota se-Sulawesi Selatan, Direktur pengembangan talenta BKN, Kepala Kantor Regional IV BKN wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Sekertaris Daerah Se-Sulsel,Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir secara langsung dalam kegiatan ini, Bupati Kabupaten Luwu Utara Andi Abdullah Rahim beserta Sekertaris Daerah Jumal Lussa, Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Luwu Utara dalam mendukung penuh upaya peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara dan penerapan manajemen talenta yang profesional di lingkungan pemerintah Daerah kabupaten Luwu Utara.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi sistem manajemen talenta di lingkungan pemerintah daerah, guna melahirkan Aparatur Sipil Negara yang kompeten, berintegritas, dan siap menduduki posisi-posisi strategis. Program ini juga menjadi langkah konkret dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, dan efisien di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala BKN-RI Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa manajemen talenta bukan sekadar penempatan pegawai, melainkan upaya sistematis untuk menemukan, mengembangkan, dan mempertahankan ASN terbaik agar dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Manajemen talenta adalah jantung dari reformasi birokrasi. Tanpa SDM yang tepat di tempat yang tepat, kebijakan sebaik apa pun akan sulit diwujudkan dengan baik. Melalui Ekspose ini, kita ingin memastikan bahwa setiap daerah memiliki sistem yang jelas dalam mengenali potensi, mengembangkan kemampuan, dan menempatkan talenta terbaik pada posisi yang paling sesuai,” ujar Kepala BKN.


“Sulawesi Selatan memiliki potensi SDM yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana mengelola potensi tersebut secara terukur dan berkelanjutan. Saya berharap hasil dari ekspose ini dapat segera diimplementasikan dan membawa dampak nyata bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini dan menyatakan bahwa Pemda Luwu Utara terus berkomitmen membangun sistem kepegawaian yang berbasis pada kompetensi dan prestasi kerja.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Luwu Utara untuk terus memperbaiki kualitas birokrasi. Kami ingin memastikan bahwa ASN di daerah kami bukan hanya sekadar pelaksana tugas, tetapi juga pemikir dan penggerak pembangunan yang berdaya saing tinggi. Manajemen talenta adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkap Bupati.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum percepatan penerapan manajemen talenta di seluruh pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.