Jusuf Kalla Dorong Wahdah Islamiyah Perbanyak Muzakki dan Pengusaha Muslim
20 Agustus 2026 13:33
Hadirnya para tokoh serta narasumber dari lintas ormas dan latar belakang dalam perhelatan Muktamar V ini menjadi bukti konkret ikhtiar Wahdah Islamiyah untuk merajut ukhuwah Islamiyah secara luas serta menepis sikap eksklusif.
JAKARTA, BUKAMATANEWS — Di tengah keberagaman pemikiran dan dinamika gerakan Islam di Indonesia, Muktamar V Wahdah Islamiyah yang digelar di Masjid Agung Al-Mabrur, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026, membawa pesan kuat tentang pentingnya persatuan keummatan.

Ketua Dewan Syariah Wahdah Islamiyah, Ustaz Muhammad Yusran Anshar, Lc., M.A., Ph.D menegaskan bahwa Wahdah Islamiyah senantiasa terbuka untuk menjalin kerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam serta elemen bangsa lainnya.
Dalam taujihatnya, ia menyampaikan bahwa gerakan dakwah dan pembangunan umat tidak akan pernah bisa berjalan secara parsial. Semangat kolaborasi (ta'awun) antar-ormas harus mengesampingkan ego kelompok dan mengutamakan persatuan demi kemaslahatan yang lebih besar.
"Tidak seorang pun di antara kita yang mampu berjalan sendiri dalam perjuangan ini. Kita butuh kolaborasi dan kerja sama, termasuk bersinergi dengan ormas atau unsur lain yang mungkin berbeda dengan kita dalam hal-hal yang sifatnya furu’iyat (cabang agama). Ini adalah bentuk ta’awun ‘alal birri wat taqwa (tolong-menolong dalam kebaikan)," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap elemen tidak merasa paling baik atau paling berjasa. Keanekaragaman potensi antar-lembaga dan ormas diibaratkan seperti ragam keahlian para sahabat Nabi yang saling melengkapi dan menjadi modal besar jika disinergikan.
Hadirnya para tokoh serta narasumber dari lintas ormas dan latar belakang dalam perhelatan Muktamar V ini menjadi bukti konkret ikhtiar Wahdah Islamiyah untuk merajut ukhuwah Islamiyah secara luas serta menepis sikap eksklusif.
"Meskipun ada perbedaan dalam hal cabang, kita tetap bisa berkolaborasi dalam kebaikan tanpa harus membenarkan kekeliruan. Tujuan utama kita bersama adalah meraih ridha Allah, bukan kepuasan manusia, dan tentunya semangat persatuan itu harus terus kita gaungkan," ujarnya.
Melalui momentum Muktamar V ini, Wahdah Islamiyah kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi perekat persatuan, mengedepankan sikap inklusif, dan siap bergandengan tangan dengan seluruh ormas Islam demi kemajuan umat dan bangsa. (*)
20 Agustus 2026 13:33
20 Agustus 2026 11:18
20 Agustus 2026 11:09
20 Agustus 2026 09:47
20 Agustus 2026 08:54
20 Agustus 2026 07:59
20 Agustus 2026 08:43
20 Agustus 2026 08:50
20 Agustus 2026 09:47