PAM Mini BUMDes Tenrigangkae Maros Resmi Beroperasi, 158 Rumah Kini Terlayani Air Bersih
14 Agustus 2026 23:02
Prabowo menyiapkan ambulans udara dan dokter terbang untuk menjangkau warga di daerah terpencil. Pemerintah juga akan merenovasi 10 ribu puskesmas.
JAKARTA, BUKAMATANEWS - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan terobosan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas medis. Pemerintah berencana menghadirkan ambulans udara hingga tim dokter terbang untuk menjangkau warga di wilayah yang sulit mengakses rumah sakit atau puskesmas.

Rencana tersebut disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato Nota Keuangan RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Jumat (14/8/2026).
Prabowo mengatakan, gagasan ambulans udara muncul setelah dirinya menerima banyak laporan mengenai warga yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dalam kondisi darurat, lamanya perjalanan bahkan dapat berujung fatal, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

“Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan 7-9 jam pada saat sudah waktu mau pecah harus 9 jam karena tidak ada jalan yang baik. Karena jembatan tidak bagus,” kata Prabowo.
Menurut dia, kondisi tersebut membutuhkan terobosan baru agar masyarakat yang berada di daerah terpencil tidak kehilangan kesempatan mendapatkan pertolongan hanya karena terkendala jarak dan infrastruktur.
“Untuk itu, kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulans udara. Bahkan nanti juga tim dokter terbang,” ujarnya.
Dokter Terbang Langsung ke Warga
Konsep yang disiapkan pemerintah tidak hanya sebatas mengevakuasi pasien menggunakan ambulans udara. Tim medis nantinya juga diharapkan dapat mendatangi langsung warga yang membutuhkan penanganan serius tetapi tidak memungkinkan melakukan perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
Prabowo menjelaskan, tim dokter akan menggunakan pesawat kecil yang memiliki kemampuan mendarat di berbagai lokasi. Pesawat tersebut tidak harus bergantung pada landasan pacu konvensional.
Pesawat dapat dioperasikan untuk mendarat di lapangan berumput, pasir, hingga kawasan di pinggir sungai yang memungkinkan.
“Dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” kata Prabowo.
Skema tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi untuk membuka akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan kondisi geografis sulit dan infrastruktur terbatas.
10 Ribu Puskesmas Bakal Direnovasi
Selain ambulans udara dan dokter terbang, pemerintah juga menyiapkan penguatan fasilitas kesehatan tingkat dasar.
Mulai 2027, pemerintah berencana merenovasi 10 ribu puskesmas yang tersebar di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia. Setiap puskesmas disebut akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar Rp4 miliar.
Pemerintah juga menargetkan renovasi atau pembangunan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di 514 kabupaten dan kota.
Program pembangunan dan renovasi Labkesmas tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada 2030.
Prabowo menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan harus dibarengi dengan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, warga tidak semestinya menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk memperoleh layanan kesehatan dasar.
“Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup,” tegas Prabowo.
14 Agustus 2026 23:02
14 Agustus 2026 22:56
14 Agustus 2026 21:10
14 Agustus 2026 20:59