MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memperkuat agenda konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Langkah tersebut dituangkan melalui Surat Tugas Konsolidasi yang diberikan kepada kader partai di masing-masing daerah pemilihan (dapil).
Surat tugas tersebut menjadi pedoman bagi kader yang ditugaskan untuk membantu memperkuat struktur dan basis Partai Golkar, sekaligus memastikan komunikasi antara partai, anggota legislatif, dan masyarakat di daerah berjalan secara berkelanjutan.
Dalam surat tugas itu, kader diminta membantu proses konsolidasi Partai Golkar hingga tingkat desa di daerah pemilihan masing-masing. Pelaksanaannya dilakukan dengan berkoordinasi bersama DPD Partai Golkar tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Konsolidasi tidak hanya diarahkan pada penguatan struktur organisasi, tetapi juga menjaga hubungan dengan akar rumput dan konstituen. Para kader ditugaskan berkolaborasi dengan anggota DPRD provinsi serta DPRD kabupaten/kota di masing-masing dapil.
Selain menjaga komunikasi dengan masyarakat, kader yang menerima surat tugas juga diminta aktif menyerap aspirasi. Berbagai persoalan dan isu aktual yang dinilai penting serta strategis di daerah diharapkan dapat dipantau dan kemudian diperjuangkan melalui jalur parlemen.
Dengan demikian, keberadaan kader di lapangan diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan agenda perjuangan Partai Golkar di lembaga legislatif.
DPP Partai Golkar juga mewajibkan pelaksana tugas menyampaikan laporan secara tertulis mengenai kegiatan pembinaan yang dilakukan. Laporan tersebut disampaikan secara berkala kepada Fraksi Partai Golkar sebagai bagian dari mekanisme evaluasi dan pengawasan pelaksanaan tugas.
Dalam menjalankan seluruh rangkaian tugas tersebut, kader diwajibkan tetap berpedoman pada peraturan serta ketentuan organisasi yang berlaku.
Surat tugas tersebut sekaligus menegaskan pentingnya tanggung jawab kader dalam menjalankan agenda konsolidasi partai. Setiap tugas diharapkan dilaksanakan secara sungguh-sungguh dengan mengutamakan kepentingan Partai Golkar dan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Penguatan konsolidasi hingga tingkat desa dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas organisasi. Selain memperkuat struktur, langkah tersebut juga membuka ruang bagi partai untuk memperoleh gambaran lebih konkret mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Melalui mekanisme tersebut, aspirasi dari tingkat akar rumput diharapkan tidak berhenti sebagai keluhan masyarakat, tetapi dapat dihimpun, dikawal, dan diperjuangkan melalui kerja-kerja politik serta parlemen. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pimpin Golkar Sulsel, IAS Pasang Target Tinggi di Pileg
-
Lukman B Kady Sosialisasi Pengawasan APBD di Desa Bontoa, Jalan Tani Jadi Prioritas
-
Anis Matta Tolak Perluasan Ambang Batas Parlemen untuk DPRD
-
Terpilih Aklamasi, Haris Yasin Limpo Pimpin Kosgoro Sulsel untuk Periode Kedua
-
Kunjungi Korban Kebakaran di Jeneponto, Hamka B Kady Beri Bantuan Sembako dan Bedah Rumah