Redaksi : Senin, 03 Agustus 2026 16:17
Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. Andi Irwan Bangsawan, M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan edukasi gizi di tingkat masyarakat.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui edukasi pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta keluarga yang berisiko mengalami stunting.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. Andi Irwan Bangsawan, M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan edukasi gizi di tingkat masyarakat.

Melalui kegiatan DASHAT, peserta mendapatkan pengetahuan sekaligus praktik mengolah berbagai menu bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh. Menu yang diperkenalkan diharapkan dapat menjadi pilihan makanan sehat yang praktis, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan gizi keluarga.

Pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi salah satu pendekatan penting dalam membangun kebiasaan makan sehat. Selain mudah diakses, bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi hidangan bergizi tanpa harus bergantung pada bahan makanan yang mahal.

DASHAT Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting

Program DASHAT tidak hanya berfokus pada praktik memasak, tetapi juga mendorong perubahan perilaku keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Pengetahuan tentang komposisi makanan, pemilihan bahan pangan, serta cara pengolahan yang tepat diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di rumah.

Pencegahan stunting membutuhkan perhatian sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita. Karena itu, pemenuhan gizi ibu dan anak, pola pengasuhan yang baik, serta pemahaman keluarga mengenai kebutuhan nutrisi menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Melalui edukasi yang dilakukan di tingkat kelurahan, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan lingkungan sekitar.

DPPKB Kota Makassar terus mendorong kegiatan edukasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat agar pengetahuan mengenai gizi seimbang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan penguatan program DASHAT, pemanfaatan pangan lokal diharapkan semakin optimal dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga sekaligus membangun fondasi bagi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.