Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Rabu, 29 Juli 2026 21:38

Sosialisasi program Kolaborasi Digital, di Aula Media Center Diskominfo-SP Luwu Timur, Malili, Rabu, 29 Juli 2026.
Sosialisasi program Kolaborasi Digital, di Aula Media Center Diskominfo-SP Luwu Timur, Malili, Rabu, 29 Juli 2026.

Dukung Tata Kelola Digital Desa, Pemkab Luwu Timur dan Indosat Perluas Jaringan di Area Blind Spot

Luwu Timur adalah daerah yang sangat indah. Kolaborasi dengan Indosat diharapkan mampu memfasilitasi keindahan Luwu Timur agar dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggelar sosialisasi program Kolaborasi Digital, di Aula Media Center Diskominfo-SP Luwu Timur, Malili, Rabu, 29 Juli 2026. Pertemuan ini berfokus pada perluasan jaringan teknologi, peningkatan literasi digital, hingga rencana pembentukan Desa Digital di wilayah Luwu Timur.

Asisten Administrasi Umum Setdakab Luwu Timur, Askar, saat membuka acara menegaskan, penguatan jaringan seluler sangat mendesak untuk mendukung efisiensi tata kelola pemerintahan desa yang kini serba digital.

"Bantuan dari Indosat sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa di area blind spot. Saat ini seluruh pelaporan desa sudah beralih ke format digital (soft file)," kata Askar.

Senada dengan itu, Kepala Diskominfo-SP Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad menyoroti pentingnya akses sinyal Internet, terutama di area blind spot (tanpa sinyal), guna mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional.

"Luwu Timur adalah daerah yang sangat indah. Kolaborasi dengan Indosat diharapkan mampu memfasilitasi keindahan Luwu Timur agar dikenal luas oleh masyarakat Indonesia," ujar Andi Tabacina.

Menanggapi hal itu, Head of Home Sales Kalisumapa (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua) IOH, Ali Zaenal Abidin, menegaskan komitmen pihaknya untuk membangun kemitraan berkelanjutan lewat program Empowering Indonesia.

Program ini, lanjutnya, dirancang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital (smart government) yang efisien dan minim kertas (paperless).

"Kami percaya kemajuan Indonesia berawal dari desa. Melalui semangat Empowering Indonesia, program Desa Digital ini hadir untuk menghubungkan seluruh lapisan masyarakat," tegas Ali.

Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Senfry Oktavianus, Perwakilan kepala OPD lainnya, perwakilan Camat, serta Perwakilan Kepala Desa. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Luwu Timur #indosat #Desa Digital #Blind spot