Wali Kota Makassar Appi Juara I Lomba Memasak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah se-Sulsel
18 Oktober 2026 16:28
UPT KB Kecamatan Biringkanaya membina pasangan usia subur untuk meningkatkan pemahaman tentang kontrasepsi, kesehatan reproduksi, dan pentingnya pendampingan pascapelayanan KB.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Pendampingan setelah pelayanan keluarga berencana (KB) menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan akseptor dapat menggunakan alat kontrasepsi secara aman, nyaman, dan berkelanjutan. Upaya ini juga dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pasangan usia subur (PUS) mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.

Untuk mendukung tujuan tersebut, UPT KB Kecamatan Biringkanaya menggelar pertemuan dan pembinaan bagi pasangan usia subur peserta KB pascapelayanan. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan akseptor mengenai proses adaptasi tubuh, manfaat kontrasepsi, efektivitas metode yang digunakan, serta kemungkinan efek samping yang perlu diperhatikan.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami cara penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga mengetahui pentingnya pemantauan kondisi kesehatan setelah mendapatkan pelayanan KB.
Pendampingan pascapelayanan menjadi bagian penting dalam memastikan akseptor memperoleh informasi yang benar dan dapat mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksinya secara tepat.

Tingkatkan Pemahaman tentang Kesehatan Reproduksi
Dalam kegiatan tersebut, pasangan usia subur mendapatkan edukasi mengenai pentingnya melakukan kontrol sesuai anjuran tenaga kesehatan, menjaga kesehatan reproduksi, serta berkonsultasi apabila mengalami keluhan setelah menggunakan metode kontrasepsi.
Pemahaman tersebut diperlukan agar akseptor dapat mengenali perubahan yang mungkin terjadi selama masa adaptasi dan mengetahui kapan harus mencari bantuan medis.
Selain itu, komunikasi yang baik antara akseptor dan tenaga kesehatan diharapkan dapat membantu mengatasi kekhawatiran terkait penggunaan kontrasepsi. Dengan demikian, peserta dapat memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatannya.
Pemilihan metode kontrasepsi juga perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, kebutuhan, serta kenyamanan masing-masing akseptor. Karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung penggunaan kontrasepsi yang tepat.
KB Berkelanjutan untuk Keluarga Berkualitas
UPT KB Kecamatan Biringkanaya melalui kegiatan ini mendorong penguatan pelayanan keluarga berencana yang tidak berhenti pada pemasangan atau pemberian alat kontrasepsi, tetapi dilanjutkan dengan edukasi dan pendampingan.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri akseptor dalam menjalani program KB sekaligus mendukung perencanaan kehamilan yang lebih baik.
Keluarga berencana memiliki peran penting dalam membantu pasangan merencanakan jumlah dan jarak kelahiran sesuai kondisi serta kesiapan keluarga. Perencanaan yang baik diharapkan turut mendukung kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui pembinaan pasangan usia subur, UPT KB Kecamatan Biringkanaya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan keberlanjutan penggunaan kontrasepsi semakin meningkat.
KB berkelanjutan menjadi salah satu upaya mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, sejahtera, dan berkualitas, sekaligus membantu setiap keluarga merencanakan masa depan dengan lebih baik. (*)
18 Oktober 2026 16:28
17 Oktober 2026 21:07