Redaksi : Sabtu, 25 Juli 2026 11:36

LUTRA, BUKAMATANEWS — Bagi para pencinta durian di Sulawesi Selatan, nama Kabupaten Luwu Utara tentu sudah tidak asing lagi. Namun, julukan "Surganya Durian Lokal" yang melekat pada daerah ini ternyata bukan sekadar gimik pemasaran atau klaim sepihak. Ada sederet bukti kuat di lapangan yang membenarkannya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Koordinator Tingkat Kabupaten Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Luwu Utara, Sarialam MD, S.P., dalam sesi Coaching Clinic Budidaya Durian pada ajang Festival Durian Lokal di Halaman Rujab Bupati Luwu Utara baru-baru ini.

Pria yang juga menjabat sebagai Pengawas Pupuk Pestisida Sulsel tersebut membeberkan 4 pilar utama yang menjadikan durian Luwu Utara jawara di kelasnya:

1. Raja Populasi: Lumbung Durian Terluas di Sulsel
Luwu Utara bukan cuma bicara soal kualitas, tapi juga kuantitas. Daerah ini mencatatkan diri sebagai pemilik populasi dan lahan pohon durian terbanyak di Sulawesi Selatan. Sebaran pohon yang melimpah ini menjamin ketersediaan stok durian yang seolah tak ada habisnya tiap kali musim panen tiba.

2. Cita Rasa 'Legit' yang Melegenda
Bukan sekadar menang jumlah, durian lokal Luwu Utara punya identitas rasa yang sangat kuat. Perpaduan rasa manis khas dan tekstur creamy legit menjadikannya punya karakter tersendiri—sebuah profil rasa istimewa yang diakui sulit ditandingi oleh durian dari kabupaten/kota tetangga.

3. SDM Petani yang Selangkah Lebih Maju
Buah yang unggul lahir dari tangan-tangan dingin para petaninya. Sarialam menyebutkan bahwa keunggulan durian Luwu Utara tak lepas dari kapasitas SDM di balik layar. Rata-rata petani durian di daerah ini sudah mengadopsi teknik budidaya dan pemahaman pertanian yang jauh lebih maju dibanding wilayah lain.

4. Langganan Juara di Ajang Regional
Kualitas durian Luwu Utara bukan lagi rahasia umum, melainkan sudah teruji secara teknis. Bukti sahihnya terlihat pada Kontes Durian Lokal se-Sulawesi di Palopo tahun lalu, di mana durian asal Luwu Utara tampil dominan dengan sukses memboyong Juara 1 sekaligus Juara 3.

"Predikat surganya durian lokal di Sulsel untuk Luwu Utara ini memiliki dasar yang sangat kuat—mulai dari populasi, keunikan rasa, hingga kapasitas petaninya," tegas alumnus Fakultas Pertanian Universitas Andi Djemma tersebut.

Dengan sinergi antara potensi alam yang melimpah dan kepiawaian budidaya para petani, durian lokal Luwu Utara tak lagi sekadar komoditas pertanian biasa. Lebih dari itu, si "Raja Buah" kini bertransformasi menjadi magnet baru agrowisata yang siap memanjakan para pelancong dan pemburu kuliner di Sulawesi Selatan.