Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Kamis, 23 Juli 2026 17:53

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten mulai mematangkan perencanaan pembangunan pertanian melalui kegiatan Rancangan Teknis Survey, Investigasi, dan Desain (SID) Optimasi Lahan Rawa Tahun Anggaran 2026.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten mulai mematangkan perencanaan pembangunan pertanian melalui kegiatan Rancangan Teknis Survey, Investigasi, dan Desain (SID) Optimasi Lahan Rawa Tahun Anggaran 2026.

Pemkab Luwu Timur Gandeng Unhas Susun Rancangan Teknis Optimasi Lahan Rawa 2026

Dengan perencanaan teknis yang matang sejak awal, optimalisasi lahan rawa yang selama ini belum produktif diharapkan dapat dikelola secara maksimal dan memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian Luwu Timur.

LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten mulai mematangkan perencanaan pembangunan pertanian melalui kegiatan Rancangan Teknis Survey, Investigasi, dan Desain (SID) Optimasi Lahan Rawa Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan perencanaan pembangunan pertanian yang tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur.

Untuk memastikan rancangan teknis yang dihasilkan berkualitas dan sesuai dengan kondisi lapangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai mitra akademisi.

Selain itu, pelaksanaannya juga melibatkan Kementerian Pertanian RI melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai mitra teknis di lapangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Subhang, menyampaikan, sinergi tiga pihak antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan Kementerian Pertanian ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan program.

"Melalui kolaborasi ini, kita harapkan penyusunan SID Optimasi Lahan Rawa benar-benar komprehensif, berbasis data dan sesuai kebutuhan petani," ujarnya, Kamis, 23 Juli 2026.

Program Optimasi Lahan Rawa sendiri ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan petani di Kabupaten Luwu Timur.

Dengan perencanaan teknis yang matang sejak awal, optimalisasi lahan rawa yang selama ini belum produktif diharapkan dapat dikelola secara maksimal dan memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian Luwu Timur. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Luwu Timur #Universitas Hasanuddin #Optimasi lahan rawa #pertanian

Berita Populer