Redaksi : Kamis, 23 Juli 2026 13:28

TAKALAR, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kabupaten Takalar memanfaatkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi anak. Komitmen tersebut ditegaskan melalui upacara yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Kamis (23/7/2026).

Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.I.Kom., yang bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Bupati Takalar.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Rahadatul Aisy dari UPT SD Negeri 1 Pattallassang, pembacaan Suara Hati Anak, serta penyampaian sejarah singkat Hari Anak Nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar juga memberikan apresiasi kepada Forum Anak Panrannuang Takalar yang berhasil meraih Predikat Pratama Kabupaten Layak Anak Kategori Tumbuh. Penghargaan yang diterima pada ajang FASS Award Sulawesi Selatan 2026 di Kota Makassar itu menjadi bukti komitmen daerah dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi.

Dalam amanatnya, Sekda Takalar membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si.

Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional merupakan amanat Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 sebagai pengingat bahwa pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga keluarga.

Hak tersebut mencakup hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta berpartisipasi secara layak sesuai usia dan tingkat kematangannya.

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", Hari Anak Nasional tahun ini menegaskan bahwa anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.

Pada kesempatan itu, Sekda Takalar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Selamat Hari Anak Nasional ke-42. Jadilah anak yang baik, tumbuh dan berkembang dengan sehat, rajin belajar, serta hormati orang yang lebih tua. Kepada seluruh orang tua, mari terus memberikan kasih sayang dan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita," ujar Muhammad Hasbi.

Ia menegaskan, perlindungan anak tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, media, hingga pemerintah untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya secara utuh.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong implementasi Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan kolektif dalam mencegah kekerasan terhadap anak sekaligus membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Takalar berharap anak-anak di daerah ini dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, serta memiliki daya saing untuk melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa di masa depan.