Redaksi : Rabu, 22 Juli 2026 15:42

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Program Gerai UMKM yang digagas Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM terus menunjukkan perkembangan positif. Tingginya minat pelaku usaha untuk berkolaborasi mendorong perluasan jaringan pemasaran produk UMKM, ditandai dengan pembukaan Gerai UMKM cabang keempat di outlet Amanda Brownies serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Penandatanganan MoU berlangsung di Gerai Amanda Brownies Jalan Ratulangi dan dihadiri Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Andi Tenri Beda, yang mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM, bersama Tim Teknis Inkubator UMKM.

Andi Tenri Beda mengapresiasi komitmen manajemen Amanda Brownies yang bersedia menjadi mitra dalam pengembangan Gerai UMKM. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM.

"Kami mengapresiasi manajemen Amanda Brownies atas kerja sama yang telah terjalin. Ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan dan pemasaran produk-produk UMKM Kota Makassar," ujarnya.

Ia menilai, kemitraan dengan pelaku usaha yang memiliki jaringan pasar kuat akan membuka peluang lebih besar bagi UMKM lokal untuk meningkatkan daya saing sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.

Keberadaan Gerai UMKM di berbagai titik strategis diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk lokal, tetapi juga mampu meningkatkan omzet pelaku UMKM melalui pola pemasaran yang lebih modern dan kolaboratif.

Andi Tenri Beda juga berharap kerja sama dengan Amanda Brownies tidak berhenti pada penyediaan ruang pemasaran semata, tetapi berkembang menjadi berbagai inovasi baru yang memberikan manfaat bagi pelaku UMKM.

Salah satu bentuk kolaborasi yang telah berjalan adalah program Jajan Rp10.000, yang dinilai mampu memperkenalkan lebih banyak produk UMKM kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau.

"Kami terus mendorong agar ke depan lahir kolaborasi-kolaborasi baru yang semakin memperkuat pemberdayaan UMKM di Kota Makassar," tutupnya.

Melalui perluasan jaringan Gerai UMKM, Pemerintah Kota Makassar berharap semakin banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memperoleh akses pasar yang lebih luas, sehingga mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat kontribusi sektor UMKM terhadap perekonomian daerah.