Lima Korban Kapal Tenggelam KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan, hasil evaluasi harian, serta informasi yang diperoleh dari unsur-unsur SAR gabungan.
SELAYAR, BUKAMATANEWS - Lima korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di Perairan Selayar ditemukan dalam kondisi selamat oleh kapal nelayan dari Kabupaten Bulukumba. Kelimanya adalah Andi Samad, Siti Amang, Sri Ardita, Asseng, dan seorang anak bernama Diska.

Kelimanya ditemukan mengapung di tengah laut menggunakan gabus, di sekitar Perairan Pulau Sangeang, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu, 18 Juli 2026. Usai ditolong kapal nelayan, mereka kemudian dievakuasi ke kapal Basarnas.
Hingga hari kelima pencarian, masih ada 20 korban tenggelamnya KM Nurul Salsa yang belum ditemukan. Basarnas telah memperluas area pencarian menjadi 408 nautical mile persegi (nm²), dengan melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, TNI AU, BPBD, Polair, Syahbandar, Pos SAR Selayar, kapal nelayan, serta berbagai instansi terkait.
Pencarian dilakukan dengan membagi wilayah operasi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menggunakan kapal nelayan dari Kepulauan Sabalana untuk menyisir sektor pertama seluas 140 nm² di sekitar perairan Pulau Sabalana dan Pulau Mataalang.
Sementara SRU 2 menggunakan KN SAR Kamajaya 104 untuk melakukan pencarian di sektor kedua dengan luas 308 nm², mencakup perairan Pulau Mataalang hingga Selat Makassar.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan, perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pergerakan arus, angin, serta kemungkinan hanyutnya korban dan penemuan life jacket. Seluruh unsur SAR gabungan bekerja secara maksimal dengan membagi sektor pencarian agar proses penyisiran lebih efektif.
"Kami juga terus memperhitungkan faktor cuaca, arah angin, dan arus laut sebagai dasar penentuan area pencarian," ujar Arif.
Arif menegaskan bahwa seluruh personel akan terus mengoptimalkan operasi hingga seluruh korban dapat ditemukan.
"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar. Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus mengerahkan kemampuan terbaik dalam upaya menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang," tambahnya.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan, hasil evaluasi harian, serta informasi yang diperoleh dari unsur-unsur SAR gabungan. (*)
News Feed
Luwu Timur Jadi Rujukan Studi Komparatif Penerapan Absensi Digital ASN
20 Juli 2026 16:52
BREAKING NEWS! KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini
20 Juli 2026 16:34
