Redaksi : Jumat, 17 Juli 2026 18:40
FOTO:istimewa

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Langkah Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menuju kursi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan semakin mulus. Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua dengan mengantongi dukungan mayoritas pemilik suara, yakni 22 DPD II Partai Golkar kabupaten/kota serta dukungan dari sejumlah organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, dan organisasi sayap Partai Golkar.

Dengan mundurnya pesaing dari bursa pencalonan, IAS kini menjadi satu-satunya bakal calon yang akan bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel.

IAS menyerahkan langsung formulir pendaftaran kepada Steering Committee (SC) Musda Golkar Sulsel di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar, Kamis (16/7/2026). Penyerahan berkas tersebut turut didampingi para ketua dan sekretaris DPD II Partai Golkar dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Dukungan yang dibawa IAS menunjukkan soliditas mayoritas struktur partai di tingkat kabupaten/kota menjelang pelaksanaan Musda. Menurut IAS, sebanyak 22 DPD II telah menyatakan dukungan secara resmi sebagai salah satu syarat pencalonan.

"Alhamdulillah, hari ini dukungan yang kami antarkan sebagai salah satu persyaratan itu sebanyak 22 DPD II," ujar IAS kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

Tak hanya memperoleh dukungan dari DPD II, IAS juga mengantongi restu dari elemen-elemen strategis di tubuh Partai Golkar. Dukungan tersebut berasal dari organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, hingga organisasi sayap partai.

Ia menyebut tiga organisasi pendiri yang memberikan dukungan adalah Kosgoro 1957, SOKSI, dan MKGR. Selain itu, dukungan juga datang dari organisasi yang didirikan Golkar seperti AMPI, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Al-Hidayah, Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Satkar Ulama, serta organisasi sayap Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

"Dukungan ini menjadi modal yang sangat besar untuk menghadapi Musda. Ini menunjukkan semangat kebersamaan seluruh elemen Partai Golkar dalam membangun kembali kejayaan partai di Sulawesi Selatan," katanya.

IAS juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemilik suara yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, atas pemberian surat diskresi yang membuka jalan bagi dirinya untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.

"Saya ingin mengapresiasi apa yang sudah diberikan oleh Ketua Umum. Insyaallah kepercayaan yang diberikan melalui keputusan diskresi kepada saya menjadi tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Mantan orang nomor satu di Kota Makassar itu menegaskan, apabila dipercaya memimpin Golkar Sulsel, fokus utamanya adalah melakukan konsolidasi organisasi dan memperkuat sistem kaderisasi agar partai kembali menjadi kekuatan politik utama di Sulawesi Selatan.

Menurut IAS, penguatan kader hingga tingkat akar rumput menjadi kunci untuk menghadapi kontestasi politik mendatang, terutama Pemilu 2029.

"Agar Golkar di Sulawesi Selatan bisa kembali jaya menghadapi Pemilu tahun 2029 yang akan datang," tegasnya.

Dengan dukungan mayoritas DPD II dan sejumlah organisasi internal, peluang IAS untuk terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel pada Musda XI semakin terbuka lebar. Musda tersebut akan menjadi momentum konsolidasi partai sekaligus penentuan arah strategi Golkar Sulsel dalam menghadapi agenda politik lima tahun ke depan.