Disdukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Administrasi Kependudukan
14 Juli 2026 19:03
Kontestasi Ketua Golkar Sulsel memanas. IAS mengambil formulir pendaftaran dengan modal dukungan mayoritas dari 22 DPD II menjelang Musda 2026.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kontestasi menuju Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan semakin menghangat. Politikus senior Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dipastikan mulai memasuki tahapan resmi pencalonan dengan mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Senin (13/7/2026).

Meski tidak hadir secara langsung, langkah IAS dinilai menjadi sinyal kuat bahwa mantan Wali Kota Makassar itu serius bertarung memperebutkan kursi pimpinan Golkar Sulsel pada Musda yang dijadwalkan berlangsung 18 Juli 2026 di Hotel Claro Makassar.
Pengambilan formulir dijadwalkan berlangsung usai salat zuhur di Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel. IAS menunjuk putra sulungnya, Amirul Yamin Ramadhansyah Ilham, untuk memimpin rombongan keluarga dan kerabat dekat mengambil berkas pendaftaran.
Kehadiran Amirul mewakili sang ayah dinilai bukan sekadar formalitas administratif, melainkan menjadi simbol dimulainya langkah politik IAS dalam perebutan kepemimpinan partai berlambang pohon beringin di Sulawesi Selatan.
"Kami juga sengaja tidak mem-publish lebih awal rencana pengambilan formulir ini dengan pertimbangan teknis," ujar Amirul Yamin Ramadhansyah Ilham yang akrab disapa Iyul.
Didukung 22 DPD II
Optimisme kubu IAS semakin menguat setelah sebelumnya mengklaim telah mengantongi dukungan mayoritas pemilik suara.
Sebanyak 22 Ketua dan Sekretaris DPD II Partai Golkar kabupaten/kota disebut telah bersepakat mengawal langsung IAS saat pengembalian formulir pendaftaran nanti. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan konsolidasi yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Makassar pada 11 Juli 2026.
Ketua DPD II Golkar Tana Toraja, Viktor D. Batara, mengatakan seluruh DPD II yang telah menyerahkan surat dukungan resmi akan hadir mendampingi IAS saat proses pengembalian formulir.
Menurutnya, berbeda dengan pengambilan formulir yang dapat diwakilkan, pengembalian berkas wajib dilakukan langsung oleh bakal calon ketua.
"Kita memang telah bersepakat bahwa semua DPD II yang sudah mengeluarkan surat dukungan resmi untuk IAS akan mengawal langsung saat pengembalian formulir. Pengambilan formulir tidak wajib dihadiri Pak Ilham, tetapi pengembalian harus diserahkan langsung oleh calon ketua sendiri. Pada kesempatan itu kami sepakat hadir bersama sekretaris masing-masing," ujar Viktor.
Tunjukkan Soliditas Jelang Musda
Senada dengan itu, Ketua DPD II Golkar Gowa, Ambas Syam, menilai kebersamaan 22 DPD II saat pengembalian formulir akan menjadi bukti soliditas dukungan terhadap IAS.
Ia juga berharap langkah tersebut memudahkan panitia Musda melakukan verifikasi terhadap surat dukungan yang telah disampaikan masing-masing DPD II.
"Kehadiran kami sekaligus diharapkan menjadi ruang kemudahan bagi panitia Musda untuk memverifikasi langsung keabsahan surat dukungan masing-masing DPD II. Semoga langkah dan kesepakatan ini bisa mengantar Musda Golkar Sulsel berjalan mulus dan lancar," katanya.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Andi Nirwan, yang memastikan siap mengantar IAS saat pengembalian formulir.
Pertemuan konsolidasi yang dipimpin langsung IAS berlangsung dalam suasana santai namun disebut menghasilkan komitmen politik yang kuat.
Sejumlah Ketua DPD II yang hadir antara lain Ambas Syam (Gowa), Liestiaty Fachruddin (Bantaeng), Andi Ikhsan Iskandar Karaeng Ninra (Jeneponto), Andi Nirwan (Bulukumba), Basli Ali (Kepulauan Selayar), Andi Kartini Ottong (Sinjai), Andi Baso Fahsar M. Padjalangi (Bone), dr Baso Rahmanuddin (Wajo), Andi Kaswadi Razak (Soppeng), Rahman Pina (Barru), Andi Ilham Zainuddin (Pangkep), Andi Suhartina Bohari (Maros), H. Aripin (Luwu Timur), Andi Rahmat M. Bandaso (Palopo), Viktor D. Batara (Tana Toraja), serta Usman Marham (Pinrang).
Selain itu hadir pula Sekretaris DPD II Golkar Sidrap Ahmad Shalihin Halim, Sekretaris DPD II Golkar Luwu Husbi Tori, serta perwakilan DPD II Enrekang.
Sementara itu, DPD II Golkar Parepare, Luwu Utara, dan Toraja Utara berhalangan hadir, namun diklaim tetap menyampaikan komitmen mendukung serta siap mengawal IAS saat pengembalian formulir.
Dengan klaim dukungan dari 22 DPD II, IAS kini disebut memasuki tahapan penting dalam upaya merebut kursi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel. Dukungan tersebut menjadi modal politik yang signifikan menjelang Musda XI Golkar Sulsel, meski dinamika internal partai masih berpotensi berkembang hingga proses pemilihan berlangsung.
Tahapan pengembalian formulir nantinya diperkirakan menjadi momentum unjuk kekuatan politik kubu IAS sebelum para pemilik suara menentukan arah kepemimpinan baru Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk periode mendatang.