Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Jumat, 10 Juli 2026 18:25

Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, bersama mantan Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, menyambut hangat kunjungan kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Papua ke Pabrik Pengolahan Gurita yang berada di PT. Global Fishery Product, di Desa Pa'jukukang, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, Rabu, 8 Juli 2026.
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, bersama mantan Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, menyambut hangat kunjungan kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Papua ke Pabrik Pengolahan Gurita yang berada di PT. Global Fishery Product, di Desa Pa'jukukang, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, Rabu, 8 Juli 2026.

Bantaeng Jadi Lokasi Studi TP PKK Provinsi Papua untuk Pelajari Pengolahan Gurita Berorientasi Ekspor

Sejak dulu Bantaeng telah menjadi salah satu daerah yang memiliki begitu banyak inovasi, termasuk dalam hal ketahanan pangan dan pengembangan potensi hasil perikanan.

BANTAENG, BUKAMATANEWS - Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, bersama mantan Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, menyambut hangat kunjungan kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Papua ke Pabrik Pengolahan Gurita yang berada di PT. Global Fishery Product, di Desa Pa'jukukang, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, Rabu, 8 Juli 2026.

Kunjungan rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Ra'fatul Mulkiyah Fakhiri, dilakukan dalam rangka meningkatkan wawasan dan Kapasitas Tim Penggerak PKK Provinsi Papua dalam mendukung program ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pengembangan potensi hasil perikanan.

"Sejak dulu Bantaeng telah menjadi salah satu daerah yang memiliki begitu banyak inovasi, termasuk dalam hal ketahanan pangan dan pengembangan potensi hasil perikanan ini. Maka dari itu kami memilih Bantaeng sebagai lokus untuk kami belajar sehingga dapat kami tiru di daerah kami," ujar Ketua TP PKK Provinsi Papua, Ra'fatul Mulkiyah Fakhiri.

Rombongan kemudian melakukan peninjauan terhadap proses pengolahan gurita yang dipersiapkan untuk pasar ekspor. Dalam peninjauan tersebut untuk mempelajari proses pengolahan, pengemasan, pengendalian mutu, serta strategi pemasaran produk yang telah dikembangkan di Kabupaten sebagai salah satu daerah penghasil produk perikanan berorientasi ekspor.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Muh Fathul Fauzy Nurdin, menghaturkan apresiasi atas dijadikannya Bantaeng sebagai lokasi studi untuk mengembangkan potensi hasil perikanan di Provinsi Papua.

"Alhamdulilah setelah sekian lama ada komoditas baru yang bisa diekspor dari Kabupaten Bantaeng yaitu gurita, yang mana ekspor perdananya sebanyak 22 ton sudah kami lakukan sejak tahun lalu. Dan semoga bisa terus berkembang sehingga menambah semangat para pelaku usaha di Kabupaten Bantaeng," ujar Bupati Bantaeng.

Usai melakukan peninjauan, Bupati Bantaeng bersama rombongan kemudian melanjutkan agenda dengan menuju rumah jabatan Bupati Bantaeng untuk santap siang bersama.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan cenderamata dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Papua sebagai bentuk penghargaan dan simbol mempererat hubungan tali silaturahmi. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Bantaeng #Muh Fathul Fauzy Nurdin #Gunya Paramasukhaputri #PKK Provinsi Papua #Ekspor gurita