Lepas Jenazah Arifin Junaidi, Wabup Luwu Utara: Kita Semua Bersaksi Beliau Orang Baik
Wabup Jumail mengatakan bahwa kematian itu merupakan sebuah kepastian yang membedakan manusia ke dalam tiga hal, yaitu waktu, tempat, dan sebabnya.
LUTRA, BUKAMATANEWS – Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Arifin Junaidi saat dilangsungkan prosesi pelepasan jenazah, Rabu (8/7/2026), di Kecamatan Sabbang.

Ratusan warga Luwu Utara terlihat memadati rumah duka untuk mengantarkan mantan Bupati Luwu Utara ini menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
Prosesi pelepasan jenazah dipimpin Wakil Bupati Jumail Mappile. Dalam sambutannya, Jumail mengingatkan seluruh pelayat yang hadir tentang hakikat kehidupan dan kematian.
“Kullu nafsin dzaiqotul maut. Kalimat ini mengingatkan kepada kita semua bahwa setiap yang bernyawa itu akan mengalami kematian,” ungkap Jumail.
Wabup Jumail mengatakan bahwa kematian itu merupakan sebuah kepastian yang membedakan manusia ke dalam tiga hal, yaitu waktu, tempat, dan sebabnya.
Untuk itu, pria yang dikenal dekat dengan almarhum ini mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari kepergian almarhum.
“Kehadiran kita di sini menjadi saksi bahwa almarhum adalah orang baik,” ungkanya di hadapan para kerabat dan handai taulan yang memadati area rumah duka.
Suasana makin haru saat putra sulung almarhum, Adjie Saputra, memberikan sambutan mewakili keluarga. Dengan penuh kerendahan hati, ia menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas segala kekhilafan sang ayah semasa hidup.
"Taddampange dikka ini ambe’ku (Maafkanlah ayah saya ini). Saya mewakili beliau meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan, baik itu disengaja ataupun tidak disengaja,” ucap Adjie dengan suara lirih
“Minta maaf, sekali lagi saya mohon maaf, dan mohon untuk dimaafkan,” sambung Adjie lagi dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu prosesi, mulai dari penjemputan jenazah di awal hingga proses pemakaman selesai dilaksanakan.
Kini, mantan pemimpin itu telah berpulang, meninggalkan rekam jejak pengabdian dan kenangan mendalam di hati masyarakat Kabupaten Luwu Utara. Selamat jalan, Sang Arjuna! Diketahui, almarhum sangat akrab disapa Arjuna saat menjabat Bupati 2010 – 2015.
