Redaksi : Senin, 06 Juli 2026 19:45

MAROS, BUKAMATANEWS - Bupati Maros, A.S. Chaidir Syam, menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Maros di Kantor Bupati Maros, Senin (29/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Chaidir Syam mengapresiasi kontribusi LDII yang selama ini aktif menjalankan pembinaan keagamaan, kegiatan sosial, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Maros.

"Keberadaan organisasi dakwah merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Maros yang religius. Kami berharap kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, terus diperkuat untuk mendukung program pembangunan daerah," kata Chaidir Syam.

Audiensi tersebut dihadiri Ketua DPD LDII Maros Ibnu Rusyd, Sekretaris Agus Pujiono, Ketua PC LDII Kecamatan Bontoa Lukman, Dewan Penasehat Ahmad Dahlan, Agus, dan Serma (Purn) Syamsuddin. Turut mendampingi, Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro. Sementara Bupati Maros didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Maros, Andi Darmawan.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD LDII Maros Ibnu Rusyd memaparkan sejumlah program organisasi yang telah dijalankan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Program tersebut meliputi cek kesehatan gratis, kegiatan Kerja Bersama Bakti untuk Negeri, serta pembinaan keagamaan melalui pengajian rutin di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang dilaksanakan dua kali setiap pekan.

Menurut Ibnu, berbagai program pembinaan tersebut diarahkan untuk mewujudkan tiga sukses generasi penerus, yakni melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, alim-fakih, dan mandiri sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Ia juga memperkenalkan program 3K LDII, yakni Karya, Komunikasi, dan Kontribusi, sebagai pedoman organisasi dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kabupaten Maros.

"Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujar Ibnu Rusyd.

Dalam audiensi tersebut, pengurus DPD LDII Maros turut mengundang Bupati Maros menghadiri Pengajian Umum LDII yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026.

Sebagai penutup, pengurus LDII menyerahkan Buku Pedoman Ibadah Warga LDII dan Majalah Nuansa edisi terbaru kepada Bupati Maros sebagai bentuk pengenalan program pembinaan dan kontribusi organisasi kepada pemerintah daerah.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Maros dan LDII berharap kolaborasi yang telah terjalin semakin erat sehingga berbagai program pembinaan masyarakat dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan Maros yang religius, harmonis, dan berdaya saing.