LUWU UTARA, BUKAMATANEWS - Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi mengalihkan status penanganan bencana banjir dari tanggap darurat ke masa pemulihan (transisi darurat) selama enam bulan ke depan. Keputusan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Evaluasi yang digelar di Command Center Pemkab Luwu Utara, Selasa, 30 Juni 2026.
Andi Rahim berharap agar proses penanganan senantiasa dilakukan melihat potensi banjir di Luwu Utara yang cukup rawan sehingga diperlukan langkah-langkah strategis dalam menghadapi bencana tersebut.
Dihadiri Dandim 1403 Palopo, Ketua Kwartir Pramuka, Kepala OPD, serta Tim SAR Gabungan, rapat tersebut fokus mengevaluasi efektivitas pengerjaan di berbagai titik terdampak serta mendesak asesmen menyeluruh terhadap infrastruktur rusak, baik kategori ringan maupun berat, untuk menentukan langkah penanganan jangka panjang oleh BPBD.
Berdasarkan paparan BMKG, puncak curah hujan di Luwu Utara telah dilewati pada April–Juni dengan intensitas mencapai 700 mm (jauh di atas normal yang biasanya 400 mm). Memasuki Juli dan Agustus, cuaca diprediksi membaik dengan penurunan curah hujan ke kategori rendah-menengah, khususnya di wilayah Masamba, Baebunta, dan Rampi, sebelum memasuki fase El Nino pada November–Desember.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Utara, melalui Kabid Sumber Daya Air, Sri Rahayu, menegaskan bahwa upaya penanganan fisik di Sungai Baliase dan Sungai Masamba terus dimaksimalkan. Saat ini, fokus diarahkan pada pengukuran titik krusial, pengerukan intensif di muara Sungai Masamba, serta pengisian jumbo bag di kawasan Ujung Matajang yang diestimasi rampung dalam waktu dua bulan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Dorong ASN Profesional dan Tepat Posisi, Luwu Utara Mulai Pemetaan Kompetensi Lewat CACT
-
Buka Rakerda DMI Luwu Utara, Bupati Andi Rahim Dorong Masjid Jadi Pusat Ibadah dan Pertumbuhan Ekonomi
-
Sukseskan Imbauan Bupati, Sejumlah Pejabat Luwu Utara Kompak Ambil Rapor Anak di SMPN 4 Masamba
-
Dari PENAS XVII Gorontalo, Bupati Luwu Utara Dorong Petani Naik Kelas dan Perkuat Ketahanan Pangan
-
Kenakan Upia Karanji, Bupati Luwu Utara Tampil Kompak Bareng Mendagri dan Mentan di PENAS XVII Gorontalo