Redaksi : Senin, 15 Juni 2026 15:03

TAKALAR, BUKAMATANEWS - Komitmen memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor. Di Kabupaten Takalar, sinergi antara Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Kabupaten Takalar, dan Polri diwujudkan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan Polres Takalar.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, didampingi Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar Parawangsa, serta sejumlah pejabat terkait di Lapangan Mapolres Takalar, Senin (15/6/2026).

Sebanyak 13 unit alsintan disalurkan kepada kelompok tani, terdiri atas sembilan unit traktor roda empat dan empat unit hand sprayer. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi budidaya, serta mendongkrak produktivitas pertanian di Takalar.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI dan Polres Takalar atas kolaborasi yang dibangun untuk mendukung kemajuan sektor pertanian.

Menurut Daeng Manye, bantuan alsintan merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya dan lakukan perawatan secara optimal agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Semoga alsintan yang diterima mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas kelompok tani," ujarnya.

Ia menegaskan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Takalar. Karena itu, dukungan terhadap petani melalui penyediaan sarana produksi modern harus terus diperkuat agar hasil pertanian semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan kebutuhan pangan.

Sementara itu, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman mengatakan keterlibatan Polri dalam pembinaan kelompok tani merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Kami berharap bantuan ini semakin memotivasi para petani untuk mengelola lahan secara produktif. Polri akan terus hadir bersama masyarakat dan mendukung berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Parawangsa, menilai penyaluran alsintan kepada kelompok tani binaan Polri menjadi contoh sinergi yang efektif antara pemerintah dan aparat keamanan dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian.

Menurutnya, penggunaan alat dan mesin pertanian akan membuat proses budidaya menjadi lebih efektif, menghemat biaya operasional, sekaligus meningkatkan produktivitas lahan sebagai bagian dari upaya mencapai target swasembada pangan.

Apresiasi juga datang dari perwakilan kelompok tani penerima bantuan. Mereka mengaku keberadaan traktor roda empat dan hand sprayer akan sangat membantu aktivitas pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga perawatan tanaman.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain mempercepat pekerjaan, penggunaan alat pertanian juga dapat menekan biaya produksi dan mendukung peningkatan hasil panen," ungkap salah seorang perwakilan kelompok tani.

Melalui bantuan alsintan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memberikan kontribusi nyata terhadap program swasembada pangan nasional.