MAROS, BUKAMATANEWS – Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Maros menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menghadirkan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Maros Chaidir Syam saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Maros di Lapangan Pallantikang, Kantor Bupati Maros, Senin. Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta aparatur sipil negara.
Dalam amanatnya, Chaidir menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Chaidir.
Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila harus dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menilai, berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik global, menuntut penguatan ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
“Hari Lahir Pancasila merupakan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Chaidir menegaskan, Pancasila telah terbukti menjadi penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan sepanjang sejarah. Karena itu, implementasi nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti pada seremoni peringatan tahunan semata.
“Pancasila menjadi jangkar moral yang menjaga bangsa tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan semangat keadilan sosial dalam setiap program pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Maros, kata dia, berkomitmen menjalankan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
“Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai keadilan sosial. Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap pelayanan publik dan program pembangunan yang dijalankan pemerintah,” tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Jambore PKK Maros Libatkan 2.060 Kader, Chaidir Syam: Mereka Ujung Tombak Pembangunan
-
Posyandu Maros Tak Lagi Sekadar Layani Ibu dan Anak, Kini Sasar Enam Bidang Pelayanan Dasar
-
Bonus Emas Atlet Maros Naik Jadi Rp20 Juta, Target Tembus Tiga Besar Porprov Sulsel 2026
-
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
-
Kabar Kematian Kim Jong Un Belum Terbukti, Media Korut Rilis Foto Terbarunya