Tips Bakar Sate Bebas Senyawa Pemicu Kanker ala Menkes Budi Sadikin
Sajian makanan dari daging pada Iduladha diakui lezat namun ada bahaya yang mengintai jika tidak dikontrol. Oleh sebab itu, Menteri Budi mengingatkan masyarakat harus cerdas mengontrol porsi dan cara memasak daging agar tetap sehat.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Hari Raya Iduladha identik dengan berbagi daging sapi atau kambing. Banyak yang mengolahnya menjadi berbagai aneka menu makanan, termasuk sate.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan tips membakar sate saat tetap aman dan sehat, terutama bebas dari senyawa karsinogenik, pemicu kanker.
Menteri Budi mengatakan, pada sate dibakar, ada bagian yang hitam gosong dan secara kimia mirip dengan karsinogen yang ada pada asap rokok. Pada bagian yang gosong, terdapat HCA dan PAH, dua senyawa kimia berbahaya yang bersifat karsinogenik.
Dikutip dari Hello Sehat, karsinogenik merupakan pemicu kanker yang terbentuk secara alami saat daging atau ikan dimasak pada suhu tinggi. Menkes mengakui bagian daging yang gosong, merupakan daging yang lezat,
"Risiko ini juga paling rentan terjadi jika kalian membakar lemak daging karena bagian itu cepat gosong sehingga jadi senyawa karsinogen. Walaupun jujur itu yang paling enak sih," kata Menteri Budi Gunadi, seperti video yang diunggah di Instagram miliknya, Kamis, 28 Mei 2026.
Adapun tips dari Menkes yakni daging diberi bumbu kuning seperti kunyit atau serai karena terbukti bisa kurangi karsinogen hingga 90 persen. Selanjutnya adalah menggunakan teknik pre-cook, yaitu rebus dulu dagingnya, kemudian dibakar sebentar.
"Direbus sebentar lalu dipanggang sebentar di akhir proses untuk sekadar mendapatkan aromanya. Bagian putih namanya lemak, jangan dibakar lemak karena cepat gosong dan jadi karsinogenik, walau jujur ini paling enak," katanya.
Sajian makanan dari daging pada Iduladha diakui lezat namun ada bahaya yang mengintai jika tidak dikontrol. Oleh sebab itu, Menteri Budi mengingatkan masyarakat harus cerdas mengontrol porsi dan cara memasak daging agar tetap sehat.
"Kita memang akan dihadapkan pada godaan makanan-makanan yang akan disajikan ketika Iduladha. Mulai dari sate dengan karsinogen dan natrium kecap tinggi, tongseng kuah santan kental dengan kecap dan garam tinggi, hingga rendang dengan minyak yang banyak,” katanya.
"Semua itu memang enak-enak sih. Tapi ya. kita harus tetap cerdas mengontrol porsi dan cara masaknya," pesan Budi menegaskan. (*)
News Feed
Berita Populer
29 Mei 2026 09:09
29 Mei 2026 12:06
29 Mei 2026 10:50
29 Mei 2026 14:04
29 Mei 2026 16:24
