Bocah SD di Bone Tertancap Pagar Besi Sekolah Saat Bermain
Insiden ini menjadi perhatian warga dan para orang tua siswa agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di lingkungan sekolah.
BONE, BUKAMATANEWS - Suasana panik dan menegangkan terjadi di SD 15 Bukaka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, setelah seorang bocah kelas enam mengalami insiden mengerikan tertancap pagar besi sekolah saat bermain bersama teman-temannya di halaman sekolah, Selasa sore, 26 Mei 2026. Korban diketahui bernama Maher, warga Jalan Cempalagi, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang.

Peristiwa tersebut bermula saat korban diduga memanjat pagar besi sekolah ketika bermain bersama rekannya sekitar pukul 16.30 WITA. Namun naas, saat berada di atas pagar, korban diduga terpeleset dan terjatuh hingga paha kiri korban tertancap ujung pagar besi hingga tembus.
Jeritan korban sontak membuat warga di sekitar lokasi panik. Sejumlah warga berusaha menenangkan korban sambil menunggu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bone datang ke lokasi kejadian.
Petugas Damkar Bone yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi darurat. Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban masih dalam kondisi tertancap pagar besi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan menegangkan. Petugas terpaksa menggunakan mesin pemotong besi jenis gerinda untuk memotong bagian pagar yang menancap di paha korban agar dapat dievakuasi dengan aman tanpa memperparah luka.
Setelah sekitar sepuluh menit melakukan penanganan, petugas akhirnya berhasil melepaskan korban dari pagar besi dalam kondisi sadar. Korban kemudian langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kabid Pencegahan Damkar Bone, Akbar, mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati demi menghindari luka yang lebih parah pada korban.
"Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan sadar dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," ujarnya.
Insiden ini menjadi perhatian warga dan para orang tua siswa agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di lingkungan sekolah. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tenriawaru Bone akibat luka serius pada bagian paha kirinya. (*)
News Feed
Pemkot Makassar Matangkan RKPD 2027, Fokus Layanan Dasar Masyarakat
26 Mei 2026 17:58
5.000 Jemaah Salat Iduladha Siap Penuhi Lapangan Pallantikang
26 Mei 2026 17:55
Berita Populer
26 Mei 2026 09:47
26 Mei 2026 09:38
26 Mei 2026 09:41
26 Mei 2026 09:56
