MAROS, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Sulawesi Selatan, tidak ingin mengambil risiko. Meski pelaksanaan salat Iduladha 1447 H/2026 M telah dipusatkan di Lapangan Pallantikang, mereka tetap menyiapkan lokasi cadangan jika cuaca sedang tidak bersahabat.
Salat Iduladha tingkat kabupaten dijadwalkan bergelar di Lapangan Pallantikang, Kompleks Kantor Bupati Maros, pada Rabu (27/5/2026). Lapangan tersebut disebut mampu menampung hingga 5.000 jemaah.
Namun, langit Maros kadang sulit ditebak. Karena itu, Pemkab telah menyiapkan Masjid Al-Markaz Maros sebagai lokasi alternatif jika hujan turun saat pelaksanaan salat.
*“Pemerintah daerah Kabupaten Maros sudah melakukan persiapan-persiapan pelaksanaan salat Iduladha nanti yang jatuh pada tanggal 27 Mei,”* ujar Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, dalam keterangannya, Selasa (26/5).
Tak hanya soal lokasi, Pemkab juga memastikan sisi sosial ibadah kurban berjalan maksimal. Seluruh perangkat daerah di lingkup Pemkab Maros turut berpartisipasi menyumbang hewan kurban.
“Daging kurban nantinya akan disalurkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ungkap Muetazim.
Sementara itu, Ketua panitia Iduladha Maros, Haeruddin, membeberkan nama-nama petugas ibadah. Khatib yang akan bertugas adalah Muhammad Azmi—Rektor IAI DDI Maros. Sedangkan imam salat dipimpin oleh Ahsan Taqwim, yang juga Ketua LPM IAI DDI Maros.
Haeruddin menegaskan, panitia terus bersinergi dengan aparat keamanan, petugas kebersihan, hingga tim kesehatan. Koordinasi lintas sektor ini dilakukan demi satu tujuan: kelancaran, ketertiban, dan kekhusyukan ibadah.
“Kami berharap masyarakat bisa bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama pelaksanaan salat Iduladha berlangsung,” tutup Haeruddin.
BERITA TERKAIT
-
Posyandu Maros Tak Lagi Sekadar Layani Ibu dan Anak, Kini Sasar Enam Bidang Pelayanan Dasar
-
Wabup Maros Beri Peringatan Tegas, Camat yang Gagal Capai Target PBB Bakal Dievaluasi
-
Chaidir Syam Sambangi Book Party Maros, Dorong Gerakan Literasi Terus Bertumbuh
-
Keterhunian Rumah Subsidi di Maros Capai 95,01 Persen, Tertinggi di Sulsel
-
Pemkab Maros Perkuat Sektor Pertanian, 11 Alsintan Disalurkan ke Kelompok Tani