Dewi Yuliani : Rabu, 20 Mei 2026 18:14
Seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, babak belur setelah diamuk massa pada Selasa malam, 19 Mei 2026.

BONE, BUKAMATANEWS - Seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, babak belur setelah diamuk massa pada Selasa malam, 19 Mei 2026. Terduga pelaku diketahui berinisial SMT (20), warga Jalan Veteran, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang.

Warga mengaku sudah lama resah dengan aksi pelaku yang disebut kerap melakukan pencurian sepeda motor di wilayah tersebut. Selain kendaraan bermotor, SMT juga diduga beberapa kali mencuri barang-barang milik warga.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga usai diduga kembali melakukan aksi pencurian. Emosi warga yang memuncak membuat SMT menjadi bulan-bulanan massa hingga mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh.

Beruntung, Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang yang dipimpin Panit III Ipda Muh. Nasrum segera tiba di lokasi dan langsung mengamankan pelaku dari amukan warga.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak aparat kepolisian berupaya keras menenangkan warga yang sudah terlanjur emosi. Bahkan, beberapa anggota polisi terlihat sempat menerima pukulan saat berusaha mengevakuasi pelaku dari kerumunan massa.

Setelah berhasil diamankan, pelaku kemudian diminta menunjukkan sejumlah barang bukti hasil curiannya. Namun, saat dalam perjalanan, SMT diduga berusaha mengelabui petugas dan mencoba melarikan diri.

Petugas kepolisian pun mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku menggunakan tembakan di bagian kaki guna mencegah pelaku kembali kabur.

Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang, AKP Henri, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut SMT merupakan residivis yang sudah beberapa kali diamankan polisi dalam kasus serupa.

"Pelaku ini memang kerap melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Tanete Riattang. Ada beberapa laporan masyarakat yang masuk terkait aksinya. Berkat kerja sama Timsus Polsek Tanete Riattang serta dukungan masyarakat setempat yang sudah sangat resah, akhirnya pelaku berhasil diamankan tadi malam," ujarnya.

AKP Henri juga mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sementara pelaku, dalam kurun waktu satu minggu terakhir SMT diduga beberapa kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Tanete Riattang. Uang hasil pencurian tersebut disebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi pelaku.

Saat ini, SMT telah diamankan di Mapolsek Tanete Riattang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sekaligus pengembangan kasus terkait kemungkinan adanya lokasi lain serta barang hasil curian yang belum ditemukan. (*)