Dinas Pertanian Luwu Timur Optimistis Lampaui Target LTT Padi
Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Provinsi Sulsel.
LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur Optimistis melampaui target Luas Tambah Tanam (LTT) padi pada periode Mei 2026. Adapun Target LTT padi di Kabupaten Luwu Timur untuk periode Mei 2026 ditetapkan sebesar 3.047 hektare, dengan proyeksi estimasi capaian mencapai 3.800 hektare.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur, Subhang,dalam Rapat Koordinasi Swasembada Pangan yang diselenggarakan di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Kamis, 14 Mei 2026.
"Estimasi total capaian LTT Kabupaten Luwu Timur untuk Bulan Mei diproyeksikan mampu menyentuh angka 3.800 hektare," ujar Subhang, pada kegiatan yang dihadiri oleh Dirjen Hortikultura selaku Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan selaku Penanggung Jawab Kabupaten Luwu Timur, perwakilan BPS Kabupaten Luwu Timur, serta 137 penyuluh pertanian yang mewakili 11 kecamatan di wilayah tersebut.
Sementara, Dirjen Hortikultura menekankan pentingnya kolaborasi solid dari para penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan untuk mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Untuk periode Mei ini, Kabupaten Luwu Timur diinstruksikan untuk menuntaskan target LTT pada lahan seluas 3.047 hektare.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh penyuluh di Kabupaten Luwu Timur agar target LTT yang ditentukan pusat dapat tercapai dengan maksimal demi menjaga stabilitas swasembada pangan," tegas Dirjen Hortikultura.
Dengan estimasi tersebut, Kabupaten Luwu Timur tidak hanya berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target, tetapi berpotensi besar melampaui target pusat hingga mencapai selisih surplus. Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Provinsi Sulsel.
Rapat ini ditutup dengan komitmen bersama dari 137 penyuluh untuk melakukan pengawalan ketat di setiap kecamatan guna memastikan angka estimasi tersebut terealisasi sepenuhnya di akhir Bulan Mei 2026 mendatang. (*)
News Feed
Berita Populer
20 Oktober 2026 12:16
