Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Jumat, 08 Mei 2026 11:26

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Gandeng PT Vale dan BNNP, Pemkab Luwu Timur Deklarasikan Sekolah Bersih Narkoba

Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, menyampaikan apresiasinya atas sinergi lintas sektor yang terjalin di Luwu Timur. Menurutnya, upaya memerangi narkoba harus dilakukan secara kolektif dengan fokus pada edukasi dan pemulihan.

LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Program yang melibatkan 37 Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di seluruh Luwu Timur ini merupakan langkah strategis dalam memitigasi risiko penyalahgunaan zat terlarang di kalangan pelajar.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menekankan pentingnya integrasi program nasional seperti ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak) ke dalam lingkungan sekolah. Ia meminta para siswa memiliki keberanian untuk menolak serta melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba.

"Sekolah adalah benteng pertahanan pertama bagi masa depan Luwu Timur. Komitmen kami tidak berhenti pada deklarasi ini, tetapi berlanjut pada penguatan kapasitas satgas di sekolah sebagai pendamping teman sebaya yang edukatif," katanya.

Dalam rangkaian program yang telah berjalan sejak tahun lalu tersebut, tim penyelenggara telah melakukan seleksi terhadap sekitar 100 peserta untuk memilih Duta Pelajar Anti Narkoba. Selain itu, lima sekolah terpilih mendapatkan apresiasi sebagai "Sekolah Bersinar", yakni SMAN 1 Lutim, SMAN 3 Lutim, SMAN 6 Lutim, SMAN 10 Lutim, dan SMAN YPS Sorowako.

Sementara, Senior Coordinator PPM Health PT Vale Indonesia, Baso Haris, mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun ketahanan sosial di wilayah operasional.

"Investasi terbaik untuk masa depan bangsa terletak pada upaya kolaboratif dalam perlindungan generasi muda. Melalui program Sekolah Bersinar, kami berkomitmen hadir bersama pemerintah memastikan anak-anak di Luwu Timur tumbuh di lingkungan sehat," ujar Baso.

Ia menambahkan, inisiatif ini sangat krusial mengingat Sulawesi Selatan menempati posisi keempat nasional dalam tingkat penyalahgunaan narkoba berdasarkan data BNN periode 2023-2025. Melalui program ini, sekolah diharapkan menjadi benteng pertahanan yang memberikan rasa aman bagi siswa maupun orang tua.

Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, menyampaikan apresiasinya atas sinergi lintas sektor yang terjalin di Luwu Timur. Menurutnya, upaya memerangi narkoba harus dilakukan secara kolektif dengan fokus pada edukasi dan pemulihan.

"Kita bukan hanya memerangi kejahatannya, tetapi juga memulihkan korban dan mendidik generasi penerus agar tumbuh harapan baru yang bersih dari narkoba," tutur Agung.

Program Sekolah Bersinar ini diharapkan dapat bertransformasi dari sekadar inisiatif menjadi budaya kolektif yang menjaga integritas serta kesehatan fisik maupun mental para pelajar di Sulawesi Selatan. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Luwu Timur #Irwan Bachri Syam #Sekolah Bersih Narkoba #PT Vale #BNNP

Berita Populer